Kompas.com - 09/01/2014, 13:22 WIB
Courtyard Marriott Hotel, New York. www.theepochtimes.comCourtyard Marriott Hotel, New York.
|
EditorHilda B Alexander
KOMPAS.com - Marriott International, pemilik berbagai merek hotel mewah termasuk The Ritz-Carlton dan Renaissance, secara resmi membuka hotel tertinggi di Amerika Serikat, hari ini (8/1/2014). Fasilitas akomodasi ini, berada di jantung kota New York, tepatnya sudut jalan antara Broadway dan 54th Street serta diharapkan dapat menjadi salah satu destinasi pariwisata dunia.

Marriott menamai bangunan setinggi 68 lantai ini sebagai Courtyard Hotel. Mereka menampilkan 378 kamar hotel plus 261 unit Residence Inn. Ketinggian Courtyard Hotel menjulang hingga 230 meter. Wajar bila hotel ini didapuk sebagai terjangkung di Amerika Serikat.

CEO Marriott, Arne Sorenson, menyatakan keyakinannya mengenai kompetisi hotel di Amerika Serikat. Selain Courtyard, terdapat Mandarin Oriental Hotel yang berada di kompleks pengembangan multifungsi Time Warner Center di Columbus Center.

"Kami unggul dalam segi lokasi dengan lahan yang luas, strategis dan premium. Produk kami berbeda dengan lainnya yang beragam. Courtyard hanya menawarkan fasilitas akomodasi, tidak dicampur dengan perkantoran atau ritel," ungkap Sorenson.

Marriott membuka hotel baru di kota berjuluk big apple ini lantaran permintaan yang meningkat. Permintaan tersebut berasal dari para pelancong wisata dan pebisnis. Menurut mantan walikota New York, Michael Bloomberg, tahun lalu, sebanyak 54,3 juta turis  mengunjungi kota ini. Jumlah tersebut akan bertambah menjadi 55 juta pengunjung tahun 2014 ini.

Demikian halnya dengan tingkat hunian yang mencapai 85 persen dan tarif kamar rerata 254,32 dollar AS (Rp 3,067 juta) per malam, pada Januari-November 2013. Tingkat hunian ini, berdasarkan data STR Global, merupakan tertinggi di antara 25 pasar utama di Amerika Serikat.

Dengan beroperasinya Courtyard Hotel, Marriott memiliki sekitar 100 hotel di Amerika Serikat, dengan tiga merek berbeda.

Courtyard Hotel sendiri dikembangkan dan dimiliki oleh Granite Broadway Development LLC. Pembangunannya menelan biaya senilai 320 juta dollar AS (Rp 3,8 triliun).

Adapun skema bisnis yang ditempuh oleh Granite Broadway dan Marriott adalah perjanjian waralaba. Keduanya sepakat menunjuk Arlington, perusahaan pengelola hotel yang berbasis di Virginia, sebagai manajemen hotel.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Bloomberg
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.