Tertarik Properti Hasil Lelang? Rajinlah Lakukan Pengecekan!

Kompas.com - 10/12/2013, 13:32 WIB
Calon peserta lelang juga diperbolehkan melakukan pengecekan sendiri. Hal ini justeru dinilai sebagai suatu kewajiban bagi setiap calon peserta lelang untuk melihat kondisi obyek dan kelengkapan dokumen pada saat balai lelang melakukan open house. www.shutterstock.comCalon peserta lelang juga diperbolehkan melakukan pengecekan sendiri. Hal ini justeru dinilai sebagai suatu kewajiban bagi setiap calon peserta lelang untuk melihat kondisi obyek dan kelengkapan dokumen pada saat balai lelang melakukan open house.
EditorLatief
KOMPAS.com – Pembelian properti lewat proses pelelangan memiliki risiko yang relatif rendah. Permasalahan terhadap surat-surat tanah akan sangat minimal, karena telah melalui beberapa kali proses pengecekkan yang dilakukan oleh instansi terkait ditambah pengecekan ulang yang dilakukan oleh calon pembeli dari peserta lelang.

Pengecekan pertama biasanya dilakukan bank sebelum memberikan pinjaman kepada calon kreditor. Jika suratnya bermasalah sejak awal, pinjaman sudah pasti tidak akan diberikan.

Selanjutnya, pengecekan kembali dilakukan saat properti sitaan diserahkan pada balai lelang untuk diproses. Kali ini balai lelang yang akan mengecek kelengkapan dan keaslian suratnya. Suharjono, general manager Balai Lelang Star, menjelaskan, terhadap sertifikat juga dilakukan pengecekan Surat Keterangan Pendaftaran Tanah (SKPT) melalui Badan Pertanahan Nasional (BPN) setempat.

Tak hanya itu. Calon peserta lelang juga diperbolehkan melakukan pengecekan sendiri. Hal ini justeru dinilai sebagai suatu kewajiban bagi setiap calon peserta lelang untuk melihat kondisi obyek dan kelengkapan dokumen pada saat balai lelang melakukan open house. Biasanya, open house dilakukan maksimal 3 hari sebelum pelaksanaan lelang atau tergantung permintaan calon peserta lelang.

Biasanya, risiko membeli properti hasil lelang justru timbul dari perlawanan pemilik tereksekusi yang tidak mau meninggalkan lokasi properti. Jika ini terjadi, pertemuan semua pihak untuk mencari jalan keluar terbaik harus dilakukan. (Maria Jaclyn) 



Sumber
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X