Kompas.com - 03/12/2013, 09:59 WIB
Penulis Tabita Diela
|
EditorHilda B Alexander
KOMPAS.com — Adakah imbauan yang bisa menghemat pengeluaran anggaran? Banyak. Satu di antaranya erat kaitannya dengan kehidupan sehari-hari. Pemerintah kota New York, melalui Department of Environmental Protection (DEP), dengan tegas mengimbau warganya untuk tidak membuang minyak goreng bekas pakai, lemak, dan lemak cair langsung ke wastafel dapur.

Seperti dikutip Huffington Post, permintaan DEP kepada warganya ini merupakan tindakan preventif untuk menghindari besarnya biaya pembersihan saluran air.

Imbauan tersebut merupakan bagian dari program Cease The Grease. Program ini bertujuan untuk mendidik warga New York cara membuang limbah minyak goreng semestinya. Mereka menyebarkan selebaran berisi cara-cara membuang limbah minyak yang tepat.

Dalam selebaran tersebut, warga New York diminta untuk tidak menuang langsung minyak ke saluran air, tidak mencuci alat memasak penuh minyak langsung di wastafel, dan tidak membuang sisa makanan ke saluran air.

Sebaliknya, masyarakat diminta untuk mendinginkan minyak goreng, lemak, dan gemuk kemudian memasukkannya dalam wadah bersegel. Setelah itu, buang wadah bersegel tersebut bersama limbah lainnya.

Warga juga diminta menyeka minyak dari cucian piring dengan kertas tisu sebelum mencucinya. Terakhir, pemerintah meminta warganya membuang sisa makanan ke tempat sampah dan tidak ke saluran air.

"Masalah lemak akan menyebabkan penumpukan dalam gorong-gorong dan mengakibatkan penyumbatan. Hal ini akan memengaruhi kinerja saluran pembuangan," ujar Deputy Commissioner DEP Jim Roberts kepada NY1, seperti dikutip dalam Gothamist.

"Dalam kondisi terburuk, hal ini bisa menyebabkan meluapnya saluran pembuangan di rumah," lanjutnya.

Roberts mengungkapkan, New York menghabiskan beberapa juta dollar AS setiap tahun untuk mengurangi tumpukan lemak di saluran pembuangan. Pengurangan tumpukan lemak atau degreasing ini setiap kalinya membutuhkan 20 sampai 30 galon degreasing agent, padahal setiap galon harganya mencapai 20 dollar AS.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.