Kompas.com - 28/11/2013, 19:19 WIB
Target rumah subsidi terbangun 75.000 unit. www.shutterstock.comTarget rumah subsidi terbangun 75.000 unit.
|
EditorHilda B Alexander
JAKARTA, KOMPAS.com — Kendati digoyang kenaikan suku bunga, data pertumbuhan KPR tipe 22 sampai dengan 70 meter persegi masih tinggi. Pertumbuhannya sebesar 28,5 persen.

Sementara itu, hingga Oktober 2013, pasca-terbitnya ketentuan loan to value (LTV) baru, porsi KPR tipe kecil juga masih mendominasi. KPR tipe di atas 70 meter persehi menyusul kemudian. Bahkan, untuk kali pertama sejak Juni 2013, pertumbuhan nominal KPR tipe 22-70 mencapai Rp 31,8 triliun atau melebihi KPR tipe 70 senilai Rp 21,5 triliun.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Yang menarik, menurut Bank Indonesia, tingginya pertumbuhan KPR disertai juga dengan kenaikan indeks harga properti residensial di pasar primer pada kuartal II 2013. Kenaikan harga tertinggi dialami rumah kecil tipe 22 sampai 36 meter persegi sebesar 16,7 persen secara tahunan (year on year) ketimbang tahun sebelumnya. Adapun secara umum, kenaikan harga rumah mencapai 12,1 persen.

Kenaikan harga tinggi tersebut antara lain didorong oleh tingginya permintaan terhadap perumahan baik untuk rumah tinggal ataupun sebagai instrumen investasi.

BI menilai, kenaikan harga yang cukup tinggi dikhawatirkan dapat memicu instabilitas keuangan apabila terjadi gagal bayar oleh masyarakat yang memanfaatkan jasa lembaga keuangan sebagai sumber pembiayaan dalam pembelian properti.

Namun, menurut CEO Margahayu Land yang juga Sekjen DPP REI, Hari Raharta Sudrajat, pertumbuhan porsi KPR dan kenaikan harga rumah di bawah 70 meter persegi justru masih dalam taraf normal.

"Yang membeli rumah di bawah tipe 70 itu kan didominasi oleh pengguna akhir. Jadi, masih wajarlah kenaikan harga tersebut," imbuh Hari.

Bahkan, lanjutnya, pertumbuhan akan kian melesat bila regulator juga mendukung bisnis ini, berupa pemberian insentif yang memicu produksi rumah terus tumbuh. Masalah pembiayaan pun seharusnya diberi kelonggaran untuk menjaga dan mempertahankan agar sektor ini tetap positif.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.