Eddy Hussy: Kami Akan Perjuangkan Sertifikat Rumah Bersubsidi!

Kompas.com - 27/11/2013, 18:02 WIB
Sebanyak 100.000 unit rumah sejahtera tapak (RST) ini diresmikan oleh DPP REI di Perumahan Nuansa Griya Arosuka Kabupaten Solok, Sumatera Barat, Rabu (13/3/2013). LTFSebanyak 100.000 unit rumah sejahtera tapak (RST) ini diresmikan oleh DPP REI di Perumahan Nuansa Griya Arosuka Kabupaten Solok, Sumatera Barat, Rabu (13/3/2013).
|
EditorLatief
JAKARTA, KOMPAS.com - Kemenangan dalam "pertarungan" memperebutkan tampuk pimpinan asosiasi pengembang Realestate Indonesia (REI) periode 2013-1016 bagi Eddy Hussy merupakan sebuah misi penting. Banyak tugas besar menanti.

"Kemenangan ini hanyalah hasil dari sebuah pertarungan. Arena besarnya adalah bagaimana membuat sektor properti lebih kondusif dan tetap menjadi sektor industri yang menarik," kata Eddy kepada Kompas.com sesaat setelah pemilihan Ketua Umum DPP REI 2013-2016, Rabu (27/11/2013).

Ke depan, kata Eddy, REI harus lebih baik dan mampu bersinergi dengan pemerintah terutama menyediakan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), karena disparitas (backlog)  rumah begitu banyak (Baca: Pengamat: REI Takut dengan Pemerintah!).

"Terlebih, properti sedikit lesu dengan adanya kebijakan BI. Jadi, program utama kami adalah REI bersama-sama pemerintah mendapatkan solusi terbaik memecahkan masalah pembiayaan," imbuh Eddy.

Selain masalah pembiayaan, Eddy juga akan memfokuskan perhatian dalam percepatan penerbitan sertifikat lahan dan rumah. Oleh karena itu, kerjasama dengan BPN akan ditingkatkan.

"Kami akan memperjuangkan agar sertifikat untuk rumah subsidi bagi MBR dipercepat dan jika perlu dibebaskan," janji Eddy.

Sementara Hari Raharta Sudrajat, yang terpilih sebagai Sekretaris Jenderal REI, mengatakan bahwa pekerjaan rumah yang dihadapi REI lebih berat. REI membutuhkan kekuatan untuk bertahan.

"Sebab, tantangannya lebih besar, seperti kebijakan pengetatan uang (tight money policy). Selain itu, kami juga akan lebih mempererat REI Connection, sesama pengurus dan anggota, stake holder, masyarakat dan pemerintah," tandas Hari.

Seperti diketahui, Eddy Hussy bersama Hari Raharta Sudrajat mengalahkan Teguh Kinarto, dengan kemenangan suara 87-83 dari total 175 suara. Lima suara dibatalkan. (Baca: Akhirnya... Eddy Hussy Terpilih Jadi Ketua DPP REI!).

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X