PT PP Optimistis Raup Laba Bersih Rp 407 Miliar

Kompas.com - 13/11/2013, 15:52 WIB
PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk optimis dapat mencapai target laba bersih hingga akhir 2013. KONTAN/BaihakiPT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk optimis dapat mencapai target laba bersih hingga akhir 2013.
Penulis Tabita Diela
|
EditorHilda B Alexander
JAKARTA, KOMPAS.com — PT Pembangunan Perumahan Tbk (PT PP) optimistis dapat mencapai target laba bersih sampai akhir tahun 2013 senilai Rp 407 miliar atau tumbuh 31 persen dari realisasi tahun 2012 sebesar Rp 309 miliar. Padahal, hingga September 2013, PT PP baru mendapat laba sebesar Rp 218 miliar.

Sementara pendapatan usaha diharapkan dapat mencapai Rp 12,30 triliun. Demikian disampaikan Corporate Secretary PT PP, Taufik Hidayat, di Jakarta, Rabu (13/11/2013).

 
Taufik bersama Direktur Pemasaran PT PP I Wayan Karioka, Direktur Keuangan PT PP Tumiyana, dan Direktur EPC dan Pengembangan Usaha Harry Nugroho menjelaskan bahwa kepercayaan diri PT PP tersebut dipicu oleh meningkatnya pendapatan usaha yang berasal dari beberapa proyek besar seperti EPC PLTGU Tanjung Uncang, PLTU Duri Riau, PLTG Bangkanai 160 MW, CNG Muara Tawar, Pelabuhan Kalibaru, Bandara Kualanamu, Tol Cikampek Palimanan, Jalan Donggi Senoro, dan berbagai proyek gedung.
 
Sejauh ini, proyek gedung yang turut berkontribusi bagi pemasukan PT PP adalah apartemen Vida View di Makassar, Silawesi Selatan, GTU Izzara Simatupang, Jakarta Selatan, dan Intermark di Serpong, Banten.

Menurut Taufik, anak perusahaan PT PP bidang industri pabrik pracetak pun juga sudah memberikan kontribusi bagi perusahaan. PT PP yang baru membuka kantor perwakilan di Dili, Timor Leste, pun tengah mengerjakan beberapa proyek.

 
"Saat ini kami telah mengantongi kontrak baru sebesar Rp 13,93 triliun pada Oktober 2013. Perolehan kontrak baru tersebut membuat order book perusahaan hingga Oktober 2013 mencapai Rp 29,80 triliun dan sudah termasuk carry over sebesar Rp15,87 triliun," papar Taufik.
 
Pendapatan usaha PT PP berasal dari lima pilar bisnis. Namun, sektor konstruksi masih mendominasi pemasukan bagi perusahaan.

"Pendapatan usaha ini berasal dari lima pilar bisnis yang digeluti Perseroan yakni konstruksi, properti, EPC, investasi, dan pracetak. PT PP masih didominasi konstruksi. Di tahun 2014, tampaknya masih bright full. (Sektor) properti akan melonjak pesat. Pracetak pun akan bangun baru," ujar Taufik.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X