Kompas.com - 02/11/2013, 18:29 WIB
|
EditorHilda B Alexander

Kegagalan tersebut terjadi di Samarinda, Kalimantan Timur. Agung Podomoro, kisah Indra, membanderol harga sekitar Rp 450 juta hingga Rp 600 juta untuk unit-unit rumah di proyek Bukit Mediterania Samarinda. Patokan harga tersebut tidak terserap pasar.

Selidik punya selidik, ternyata karakter warga Samarinda itu cenderung akan membeli properti bila harganya merepresentasikan gengsi dan reputasi. "Sejak kegagalan itu kami melakukan repricing dan menjual rumah dengan harga Rp 1 miliar per unit. Tentu dengan sejumlah revisi desain dan luas bangunan plus lahan," imbuh Indra.

Faktor keempat adalah diferensiasi desain. Adalah penting memerhatikan kebutuhan calon pembeli atas rumah yang bakal mereka tempati. Pengembang harus merancang rumah sesuai dengan kebiasaan dan gaya hidup calon pembeli.

"Unik dan menarik itu bonus. Yang terpenting selaras dan sesuai dengan kebutuhan pembeli. Ini yang dinamakan desain efektif dan efisien," ujarnya.

Terakhir, penentuan lokasi dan juga kekuatan brand dari pengembang yang bersangkutan. Indra menekankan kedua hal ini juga sangat penting. Rekam jejak pengembang sangat menentukan produk tersebut diterima pasar atau tidak. "Jadi, masalah pasar tidak semata soal selera atau daya beli. Juga reputasi dan rekam jejak," tandasnya.

Kesimpulannya, menjual properti bukanlah pekerjaan yang gampang. Untuk sampai kepada lima langkah strategis tadi, menurut Indra, pihaknya melakukan studi kelayakan secara menyeluruh terhadap aspek teknis, ekonomi, keuangan, lingkungan dan kelembagaan dengan beberapa justifikasi sehingga proyek yang diusulkan sesuai dengan tujuan dan sasaran yang diharapkan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.