Oranye, Warna "Halloween" Pendobrak Kesan Dingin

Kompas.com - 24/10/2013, 10:19 WIB
Elemen dekorasi dan perabot berwarna oranye merupakan fokus perhatian interior rumah. www.houzz.comElemen dekorasi dan perabot berwarna oranye merupakan fokus perhatian interior rumah.
Penulis Tabita Diela
|
EditorHilda B Alexander
KOMPAS.com - Warna oranye dan hitam identik dengan perayaan Halloween. Perayaan khas Amerika Serikat yang bernuansa horor tersebut sebenarnya bisa Anda jadikan inspirasi untuk mendekor interior rumah.

Identik dengan bahaya

Warna oranye kadung diasosiasikan dengan berbagai hal negatif. Misalnya, tanda bahaya dan baju tahanan penjara. Selain itu, warna ini pun sudah lebih dulu diasosiasikan sebagai warna perayaan Halloween. Menurut konsultan warna asal New York, Debra Kling, warna oranye memang cenderung menjadi penarik perhatian. Secara umum juga dapat memicu citra mental sebagai warna yang terang dan terlalu mencolok.

Konsultan warna California Christina Harris mengatakan, dari pandangan profesional, oranye memang penuh tantangan. Ide mengenai warna oranye yang tepat selalu berubah sepanjang waktu. Bahkan, ciri khas merek Nike pun tidak menggunakan warna oranye yang sama terus-menerus.

Gunakan sebagai aksen

Meski Anda memilih warna oranye yang relatif pucat, tetap menarik perhatian. Konsultan warna dari Massachusetts Barbara Jacobs menyarankan Anda untuk menggunakan perabot berwarna oranye sebagai titik fokal sebuah ruangan. Sebaliknya, gunakan warna yang bertolak belakang atau warna-warna penunjang di sekeliling furnitur tersebut.

Warna oranye yang tepat bisa tampil serasi dengan warna lainnya. Konsultan warna dari Seattle, Amerika Serikat, Elizabeth Brown, mengatakan bahwa lilin oranye, karpet panjang di lorong, bantal oranye, merupakan cara terjangkau dan mudah untuk dekorasi interior rumah.

Pilih yang tepat

Warna oranya yang tepat memang tergantung selera Anda. Namun, warna yang lebih terang mampudapat meningkatkan semangat penghuni ruangan, sementara warna oranye lembut bisa memberikan kenyamanan dan kehangatan pada ruangan tersebut.

Oranye yang lebih tua dan lebih "dalam" dapat tampak seperti warna merah atau bahkan coklat. Oranye bisa "dijinakkan" jika Anda menggunakan nuansa pucat dari warna tersebut dan mengelilinginya dengan warna netral atau abu-abu "dingin".

Mulailah pelan-pelan

Jika Anda mulai tertarik menggunakan warna oranye, mulailah dengan menyisipkannya di antara bantal sofa. Ingatlah untuk memilih warna oranye yang terkesan elegan. Tidak seperti warna permen-permen Halloween. Salah satu bantal di kamar tidur juga bisa Anda lapisi dengan sarung bantal oranye.

Selain bantal, Anda juga bisa menaruh warna oranye pada dinding aksen, atau karpet di tangga kayu. Selamat berkreasi dengan oranye!



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X