Seperti Inilah Apiknya Apartemen Warna Putih!

Kompas.com - 10/10/2013, 21:12 WIB
Uniknya, ciri paling menonjol dari apartemen ini hanya dari penggunaan warna putih. Hampir seluruh bagian apartemen ini ditutup dengan cat, furnitur, dan bahan-bahan berwarna putih. www.remodelista.comUniknya, ciri paling menonjol dari apartemen ini hanya dari penggunaan warna putih. Hampir seluruh bagian apartemen ini ditutup dengan cat, furnitur, dan bahan-bahan berwarna putih.
Penulis Tabita Diela
|
EditorLatief
KOMPAS.com - Karhard Architecture and Design menggabungkan dua apartemen di Berlin, Jerman, menjadi satu. Apartemen tersebut tampak lapang dan menyerupai sebuah loft.

Uniknya, ciri paling menonjol dari apartemen ini hanya dari penggunaan warna putih. Hampir seluruh bagian apartemen ini ditutup dengan cat, furnitur, dan bahan-bahan berwarna putih.

www.remodelista.com Dengan menggunakan
Namun, Karhard Architecture and Design tampaknya tidak membiarkan pemilik apartemen tersebut merasa bosan dan terperangkap dalam nuansa "dingin". Dengan menggunakan "roda warna", mereka menemukan perpaduan tepat, yaitu hijau kebiruan dan oranye. Siapa sangka, pemilihan dua warna ini mampu lebih "menghidupkan" interior rumah tanpa membuatnya terkesan terlalu ramai?

Kombinasi warna komplementer dimasukkan dalam hunian ini pada dinding, lantai, dan bahkan beberapa perlengkapan dan furnitur. Mungkin, Anda bisa meniru langkah yang dilakukan oleh Karhard Architecture and Design berikut ini:

www.remodelista.com Namun, ada beberapa detil
Anda bisa memulainya dari dapur apartemen tersebut. Dapur apartemen hampir dipenuhi dengan sempurna oleh warna putih.

Namun, ada beberapa detil "memecah" kesempurnaan tersebut. Meski plafon, dinding, dan lantai kayu bernuansa putih, permukaan mejanya berkelir coklat tua dengan kaki meja berwarna kayu serta kursi bersandaran dan dudukan hitam. Plus, sebuah perangkat dapur berwarna oranye untuk membuat dapur terlihat lebih dinamis.

Selain beberapa fitur, warna hijau kebiruan di dinding dapur ini juga berperan menjadi "jangkar" dalam ruang ini. Mata akan langsung tertuju pada dinding tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Melangkah menuju ruang keluarga, perhatian akan tertuju pada karya seni di dinding dan karpet di bawah sofa. Meski tidak serupa, namun semua karya seni dan karpet di ruangan ini bernuansa oranye. Warna tersebut seolah "menyambung" beberapa perabot berwarna oranye di dapur. Warna oranye kemudian dipertegas kembali dengan penggunaan warna tersebut di dinding belakang perapian.

Kedua warna yang sudah kita temukan, hijau dan oranye, bisa kita temukan kembali di ruang kerja. Ini cara yang cerdik membuat selukuh rumah tampak "tersambung" tanpa harus secara konsisten dan kaku menggunakan warna yang sama.

Kejuta bisa kita temukan kembali di kamar tidur utama. Masih dengan nuansa serupa, yaitu perpaduan oranye dan hijau, namun kali ini pemilik apartemen juga akan menemukan warna merah lewat lampu gantung dan gorden. Warna hijau tua digunakan sebagai warna lantai, sementara warna oranye dan merah hanya digunakan untuk fungsi ornamental.

Sumber: www.remodelista.com



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X