Jumlah Orang Kaya Asia Bakal Melebihi Amerika

Kompas.com - 03/10/2013, 10:52 WIB
Seorang wanita berkimono berjalan di samping antrean warga di depan Apple Store di Ginza, Tokyo untuk membeli iPhone terbaru, 19 September 2013. Apple resmi memasarkan produk terbaru iPhone 5s dan 5c ke seluruh dunia. AFP PHOTO / TORU YAMANAKASeorang wanita berkimono berjalan di samping antrean warga di depan Apple Store di Ginza, Tokyo untuk membeli iPhone terbaru, 19 September 2013. Apple resmi memasarkan produk terbaru iPhone 5s dan 5c ke seluruh dunia.
|
EditorHilda B Alexander
KOMPAS.com - Asia-Pasifik bakal punya lebih banyak lagi jutawan dan miliarder pada 2014 mendatang. Jumlahnya melebihi jutawan dan miliarder yang dimiliki wilayah mana pun di dunia.

Capgemini and RBC Wealth Management Asia Pacific merilis studi tentang High Net Worth Individuals (HNWI) tersebut dan menghitung pertumbuhan jumlah orang kaya berdasarkan kekayaan aset yang dapat diinvestasikan.

Menurut studi tersebut, jumlah HWNI Asia yang memiliki aset sebesar 1 juta dollar AS (Rp 11,5 miliar) melonjak 9,4 persen pada 2012 menjadi 3,68 juta orang. Mereka memiliki kekayaan yang juga meningkat sebanyak 12,2 persen menjadi 12 triliun dollar AS.

Sementara Amerika Utara saat ini masih memimpin dengan populasi 3,73 juta orang. Pertambahan ini terjadi pada 2012 dengan persentase 11,3. Namun, posisi tersebut bakal direbut Asia pada awal 2014 mendatang.

M George Lewis, Group Head

RBC Health Management & RBC Insurance.
 RBC Health Management and RBC Insurance, mengatakan, Asia menguasai pertumbuhan kekayaan global dalam kategori High Net Worth Individuals dan menjadi pasar terbesar menurut jumlah populasi orang kaya pada awal 2014.

Pertumbuhan penduduk Asia ultra kaya juga jauh lebih cepat dibanding Amerika Utara. Jumlahnya mencapai 15,4 persen pada 2012 dengan kekayaan yang juga meningkat signifikan sebesar 9,4 persen.

Dalam studi tersebut, orang ultra kaya didefinisikan sebagai mereka yang memiliki kekayaan untuk diinvestasikan senilai di atas 30 juta dollar AS (Rp 345,2 miliar). Jumlah aset ini tidak termasuk tempat tinggal, barang habis pakai, barang koleksi, dan barang-barang konsumsi.

Tren pertumbuhan populasi HNWI Asia terjadi sejak 2007 dengan lonjakan sebesar 31 persen dan jumlah kekayaan melompat hingga 27 persen. Jauh melampaui wilayah lainnya secara global dengan jumlah orang kaya 14 persen dan kekayaan 9 persen.

Namun, peningkatan kekayaan tidak terjadi merata di seluruh wilayah Asia. Hongkong dan India mencatat peningkatan terbesar pada 2012. Setelah mengalami penurunan tajam pada tahun 2011. Populasi HNWI Hongkong melesat 35,7 persen dan kekayaan mereka sebesar 37,2 persen, sedangkan penduduk tajir India bertambah sebesar 22,2 persen dan kekayaan mereka 23,4 persen.

Sedangkan Jepang dan Taiwan adalah pasar yang mengalami kenaikan satu digit pada populasi HNWI. Meskipun keduanya masih menunjukkan pertumbuhan yang stabil masing-masing 4,4 persen dan 7,0 persen.

Studi itu juga mencatat bahwa HNWI Jepang memiliki perilaku investasi nyata yang unik dengan preferensi khusus. Mereka berkontribusi lebih dari 50 persen terhadap jumlah total populasi HNWI Asia.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X