Kompas.com - 21/09/2013, 10:07 WIB
Empire State Building resmi ditawarkan kepada publik 1 Oktober mendatang. worldpropertychannel.comEmpire State Building resmi ditawarkan kepada publik 1 Oktober mendatang.
|
EditorHilda B Alexander
NEW YORK, KOMPAS.com - Jika selama ini khalayak hanya dapat menyaksikan kemegahan arsitektur Empire State Building sebatas tampilan visual, mulai 1 Oktober mendatang publik bahkan sudah dapat menjadi pemiliknya!

Hal ini dimungkinkan setelah para investor pemilik Empire State Building sepakat untuk membawa pencakar langit ini go public. Untuk diketahui, struktur kepemilikan gedung ini sangat berbelit, sehingga sulit untuk menghasilkan kata sepakat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Rencana penawaran umum saham perdana (initial public offering/IPO) pun dirintis selama berbulan-bulan dan sempat tertunda karena perselisihan antara pemilik dan investor. Namun, negosiasi berlangsung lancar sampai akhirnya kata sepakat terucap.

Keluarga pemilik gedung ini, kini sedang mempersiapkan penawaran saham perdana (initial public offering) yang dapat meningkatkan nilai lebih dari 1 miliar dollar atau ekuivalen dengan Rp 11,3 triliun. Angka ini merupakan salah satu yang terbesar yang pernah ada untuk sebuah lembaga pendanaan properti (Real Estate Investment Trust/REIT) yang berbasis di AS.

Keluarga Malkin akan mulai memasarkan penawaran perdana untuk Empire State Realty Trust pada hari-hari berikutnya. REIT tersebut mencakup 18 properti, terutama gedung perkantoran di Manhattan, sesuai dengan pengajuan pada Securities and Exchange Commission.

Empire State Building merupakan portofolio mereka yang terbesar dengan reputasi dunia. Bangunan sejangkung 102 meter ini rampung konstruksinya pada 1931 dan menyandang predikat sebagai pencakar langit tertinggi selama lebih dari 40 tahun. Meski rekor ini kemudian dipatahkan oleh gedung-gedung baru lainnya, Empire State Building tak kehilangan pesonanya. Ia tetap menjadi destinasi wisata terbesar yang terus dikunjungi.

"Ini akan menjadi cara penawaran kepada investor publik yang unik untuk ikut bermain di pasar saham New York," ujar analis perusahaan riset Green Street Advisors Inc, Michael Knott.

The Empire State Realty Trust berencana menawarkan 71,5 juta saham di New York Stock Exchange dengan nilai sebesar masing-masing 13 dollar AS (Rp 147.225) sampai 15  dollar (Rp 169.875).

IPO dijadwalkan 1 Oktober dan akan dipimpin oleh Bank of Amerika dan Goldman Sachs.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.