"Alter Ego"... Menerjemahkan Karakter Lewat Kursi!

Kompas.com - 02/09/2013, 21:39 WIB
Penggunaan kayu berwarna terang, lengkap dengan guratan halusnya yang berpadu bersama bentuk geometris unik dan kayu berwarna gelap menjadi karakter utama kursi ini.
www.freshome.comPenggunaan kayu berwarna terang, lengkap dengan guratan halusnya yang berpadu bersama bentuk geometris unik dan kayu berwarna gelap menjadi karakter utama kursi ini.
Penulis Tabita Diela
|
EditorLatief
KOMPAS.com - Kursi bernama "Alter Ego" karya Albert Puig ini memang tampak unik dan menarik. Penggunaan kayu berwarna terang, lengkap dengan guratan halusnya yang berpadu bersama bentuk geometris unik dan kayu berwarna gelap menjadi karakter utama kursi ini.

Sekilas, kursi tersebut tampak cocok digunakan dalam ruangan bernuansa ekletik. Di situs pribadinya, Albert Puig menginginkan kursi ini menjadi kursi yang mencoba menerjemahkan karakternya.

Pertama, lewat repetisi bentuk geometris. Kedua, dengan struktur yang tampak "bersih" dan simetris, kursi ini memiliki pesan tersendiri.

www.freshome.com Kursi tersebut tampak memiliki agresifitas. Namun, di saat yang sama kursi ini tampak modern. Bentuk sandarannya yang unik menyesuaikan dengan daerah pinggang manusia dan justeru terbuka di daerah tulang pinggung.
Kursi tersebut tampak memiliki agresifitas. Namun, di saat yang sama kursi ini tampak modern. Bentuk sandarannya yang unik menyesuaikan dengan daerah pinggang manusia dan justeru terbuka di daerah tulang pinggung. Bentuk ini seolah menawarkan rasa kebebaasn bagi pengguna kursi.

Sementara itu, menurut www.freshome.com, dengan membuat kursi ini, Puig seolah ingin menawarkan pengguna kursi tersebut pengalaman menyenangkan dan bisa dinikmati. Dengan demikian, ikatan erat antara perabot dengan penggunanya dapat terjalin.

www.freshome.com Struktur kursi tersebut terbuat dari kayu beech. Tidak hanya pemilihan materialnya, bentuk triangulasi dan distribusi tekanan pada kursi ini membuatnya mampu diproduksi dengan menggunakan kayu-kayu berpotongan tipis.
Struktur kursi tersebut terbuat dari kayu beech. Tidak hanya pemilihan materialnya, bentuk triangulasi dan distribusi tekanan pada kursi ini membuatnya mampu diproduksi dengan menggunakan kayu-kayu berpotongan tipis.

Saat ini kursi tersebut tersedia dalam toko online Mar de Cava dengan harga 822,31 Euro (sekitar Rp11,9 juta). Menurut toko tersebut, Puig merupakan desainer muda yang seringkali terpesona oleh desain eksperimental dan kerajinan tangan dari kayu.

www.freshome.com Kursi tersebut tampak memiliki agresifitas. Namun, di saat yang sama kursi ini tampak modern. Bentuk sandarannya yang unik menyesuaikan dengan daerah pinggang manusia dan justeru terbuka di daerah tulang pinggung.
Sang desainer muda ini senang memang bermain dengan berbagai material yang masing-masing memiliki sifat berbeda. Hasil kesenangannya ini berhasil menciptakan produk fungsional melalui proses pengerjaan di bengkel kerjanya.

Sumber: www.freshome.com 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Angka Pencari Rumah yang Menghindari Klaster Penularan Covid-19 Meningkat

Angka Pencari Rumah yang Menghindari Klaster Penularan Covid-19 Meningkat

Hunian
Tahun 2020, Anggaran Ditjen Cipta Karya Terserap Rp 14,96 Triliun

Tahun 2020, Anggaran Ditjen Cipta Karya Terserap Rp 14,96 Triliun

Berita
Rumah di CitraLand Lampung Roboh, Ciputra Siap Bertanggung Jawab

Rumah di CitraLand Lampung Roboh, Ciputra Siap Bertanggung Jawab

Berita
Usai Pandemi, 55,6 Persen Karyawan Pilih Kombinasi WFO dan WFH

Usai Pandemi, 55,6 Persen Karyawan Pilih Kombinasi WFO dan WFH

Perkantoran
Rincian Program Prioritas Cipta Karya dengan Anggaran Rp 26,56 Triliun

Rincian Program Prioritas Cipta Karya dengan Anggaran Rp 26,56 Triliun

Berita
Satu Buku untuk Satu Sertifikat Tanah Elektronik Cegah Penggandaan

Satu Buku untuk Satu Sertifikat Tanah Elektronik Cegah Penggandaan

Berita
Living World Kota Wisata, Mal Terbesar di Timur Jakarta Telan Investasi Rp 1,4 Triliun

Living World Kota Wisata, Mal Terbesar di Timur Jakarta Telan Investasi Rp 1,4 Triliun

Berita
Pasar PON Trenggalek dan Legi Ponorogo Siap Diserahkan ke Pemda

Pasar PON Trenggalek dan Legi Ponorogo Siap Diserahkan ke Pemda

Ritel
Kata Pengamat, Kekuatan Hukum Sertifikat Elektronik Sama dengan Konvensional

Kata Pengamat, Kekuatan Hukum Sertifikat Elektronik Sama dengan Konvensional

Berita
Jokowi: Tol Kayu Agung-Palembang Hemat Waktu Tempuh hingga 75 Persen

Jokowi: Tol Kayu Agung-Palembang Hemat Waktu Tempuh hingga 75 Persen

Berita
Resmi Beroperasi, Tol Kayu Agung-Kramasan Lintasi Salah Satu Jembatan Terpanjang di Indonesia

Resmi Beroperasi, Tol Kayu Agung-Kramasan Lintasi Salah Satu Jembatan Terpanjang di Indonesia

Berita
[POPULER PROPERTI] Sertifikat Tanah Elektronik Berlaku Tahun 2021

[POPULER PROPERTI] Sertifikat Tanah Elektronik Berlaku Tahun 2021

Berita
Mulai Selasa, Operasional Transjakarta Diperpanjang hingga Pukul 21.00 WIB

Mulai Selasa, Operasional Transjakarta Diperpanjang hingga Pukul 21.00 WIB

Berita
Digugat Tommy Soeharto, Kementerian ATR/BPN Siap Hadir di Pengadilan

Digugat Tommy Soeharto, Kementerian ATR/BPN Siap Hadir di Pengadilan

Berita
Bantu Masyarakat Terdampak Covid-19, Anak Usaha Barito Pacific Salurkan Sembako

Bantu Masyarakat Terdampak Covid-19, Anak Usaha Barito Pacific Salurkan Sembako

Kawasan Terpadu
komentar di artikel lainnya
Close Ads X