Ada "Oase" di Tengah Hutan Beton Negeri Singa

Kompas.com - 24/08/2013, 19:18 WIB
Meski terkesan minimalis, rumah ini memiliki detil istimewa. Rumah yang tepatnya berada di Jln Angin Laut No. 19 ini tampak berbaur dengan taman di sekelilingnya. 
 archdaily.comMeski terkesan minimalis, rumah ini memiliki detil istimewa. Rumah yang tepatnya berada di Jln Angin Laut No. 19 ini tampak berbaur dengan taman di sekelilingnya.
Penulis Tabita Diela
|
EditorHilda B Alexander
archdaily.com Untuk dapat memasuki rumah ini, sang arsitek menyediakan anak tangga yang terbuat dari kaca. Setelah melewati tangga tersebut, sebuah pintu kayu menghubungkan bagian luar rumah menuju interior rumah yang unik.
archdaily.com Fitur istimewa yang ada di rumah ini adalah kolam renang dalam ruang yang terintegrasi dengan interior rumah. Warna biru mosaik pada lantai kolam renang,
archdaily.com Ada lagi unsur unik dalam rumah tersebut yang layak diapresiasi. Sebuah jembatan kaca membentang di atas kolam renang dan menggiring pemilik rumah ini menuju ruang tamu.
KOMPAS.com - Mayoritas penduduk Singapura tinggal di hunian vertikal. Namun, bukan berarti tidak ada rumah-rumah tapak berarsitektur istimewa di sana. Sebuah rumah di Jalan Angin Laut karya Hyla Architects berikut ini, misalnya, patut Anda simak. Rumah dengan luas 582,14 meter persegi ini memiliki satu fitur unik. 
 
Meski terkesan minimalis, namun rumah tersebut memiliki detil istimewa. Rumah yang tepatnya berada di Jln Angin Laut No. 19 ini tampak berbaur dengan taman di sekelilingnya. 
 
Tamu dan pemilik seolah disambut dengan ramah melalui pintu masuk yang sedikit "terangkat" dari permukaan tanah. Untuk dapat memasuki rumah ini, sang arsitek menyediakan anak tangga yang terbuat dari kaca. Setelah melewati tangga tersebut, sebuah pintu kayu menghubungkan bagian luar rumah menuju interior rumah yang unik. 
 
Fitur istimewa yang ada di rumah ini adalah kolam renang dalam ruang yang terintegrasi dengan interior rumah. Warna biru mosaik pada lantai kolam renang, "mendinginkan" interior rumah yang penuh dengan warna putih, abu-abu, beton, dan lantai kayu. Teras-teras yang mengelilingi kolam renang ini dipenuh tanaman hijau. Dengan segala karakteristik ini, rumah tersebut berhasil menjadi "oase" di tengah hutan beton kota besar.
 
Ada lagi unsur unik dalam rumah tersebut yang layak diapresiasi. Sebuah jembatan kaca membentang di atas kolam renang dan menggiring pemilik rumah ini menuju ruang tamu. Jembatan ini hanya salah satu dari beberapa perangkat yang menegaskan area pusat di rumah ini. Selain jembatan tersebut, sang desainer juga menggunakan lampu sebagai penegas "status" ruangan utama.  



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X