Desain Hotel "Miring" di Bibir Pantai

Kompas.com - 20/08/2013, 14:41 WIB
Sebenarnya, hotel tersebut tepatnya berada di atas jurang yang mengarah ke laut. Lokasinya tak jauh dari ibukota Peru, Lima. www.dezeen.comSebenarnya, hotel tersebut tepatnya berada di atas jurang yang mengarah ke laut. Lokasinya tak jauh dari ibukota Peru, Lima.
Penulis Tabita Diela
|
EditorLatief
KOMPAS.com — Tidak hanya sekadar menyediakan kasur berkualitas, pelayanan 24 jam, serta berbagai fasilitas lainnya. Hotel- hotel modern kini juga menawarkan konsep unik agar pengalaman menginap setiap tamu begitu istimewa.

Salah satu hotel berkonsep unik tersebut adalah The Unbalanced Hotel (Hotel Tidak Seimbang) di Lima, Peru. Hotel ini didesain oleh perusahaan arsitektur asal Madrid, OOIIO.

Sebenarnya, hotel tersebut tepatnya berada di atas jurang yang mengarah ke laut. Lokasinya tak jauh dari ibu kota Peru, Lima.

Sekilas, desain bangunan hotel yang dibuat oleh OOIIO tampak seperti pigura foto yang ditancapkan miring di tepi pantai. Lokasinya seluas 16.070 m2 di tepi jurang. Kondisi tanah di bawah hotel ini justru digunakan, baik oleh para arsitek maupun pemilik hotel, sebagai salah satu daya tarik hotel tersebut. 

www.dezeen.com Tanpa desain yang tidak konvensional ini, keindahan laut justeru akan terhalang oleh bangunan hotel.
Selain itu, karena berada tidak jauh dari pusat kota, hotel ini siap menampung para tamu yang berkunjung atas berbagai jenis alasan, seperti berlibur, urusan bisnis atau diplomatik. Para tamu diharapkan dapat menikmati pengalaman unik dalam hotel berbintang lima ini. Selain itu, bentuknya yang unik juga ditujukan sebagai "pigura" Samudera Pasifik yang tenang. Tanpa desain yang tidak konvensional ini, keindahan laut justru akan terhalang oleh bangunan hotel.

www.dezeen.com Sebagian bangunan hotel ini tampak tenggelam dalam tanah
"Sebuah hotel dengan karakteristik dan dimensi seperti ini jika dibangun dengan cara tradisional akan menjadi penghalang visual," ujar sang arsitek dalam siaran persnya. 

"Namun, karena bentuk hotelnya yang unik, lanskap kini menjadi lebih relevan karena kami memberikan pigura baginya," tambahnya.

www.dezeen.com Sebagian bangunan hotel ini tampak "tenggelam" dalam tanah
Sebagian bangunan hotel ini tampak "tenggelam" di dalam tanah. Hotel yang terdiri dari 125 kamar ini juga memiliki restoran, ruang konferensi, ruang rapat, serta ruang pamer.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Investasi Rp 450 Miliar, Pengembang Ini Bangun 'Little Singapore' di Tangerang

Investasi Rp 450 Miliar, Pengembang Ini Bangun "Little Singapore" di Tangerang

Perumahan
Ini Teknologi Pereduksi Kerusakan Infrastruktur Layang Saat Gempa

Ini Teknologi Pereduksi Kerusakan Infrastruktur Layang Saat Gempa

Konstruksi
Fakta Seputar Tol Pekanbaru-Dumai yang Dilengkapi Terowongan Gajah

Fakta Seputar Tol Pekanbaru-Dumai yang Dilengkapi Terowongan Gajah

Konstruksi
Berpotensi Likuefaksi, Jalan di Bandara YIA Dibangun dengan Metode 'Dynamic Compaction'

Berpotensi Likuefaksi, Jalan di Bandara YIA Dibangun dengan Metode "Dynamic Compaction"

Konstruksi
Kabar Terbaru Tol Akses Pelabuhan Patimban, Finalisasi Kelayakan Bisnis

Kabar Terbaru Tol Akses Pelabuhan Patimban, Finalisasi Kelayakan Bisnis

Konstruksi
Bersama China, BMKG Kembangkan 3 Sistem Baru Deteksi Gempa dan Tsunami

Bersama China, BMKG Kembangkan 3 Sistem Baru Deteksi Gempa dan Tsunami

Berita
Jumat Besok, Tol Pekanbaru-Dumai 131 Kilometer Diresmikan Jokowi

Jumat Besok, Tol Pekanbaru-Dumai 131 Kilometer Diresmikan Jokowi

Konstruksi
BMKG Manfaatkan IoT dalam Mendeteksi Tsunami, Begini Cara Kerjanya

BMKG Manfaatkan IoT dalam Mendeteksi Tsunami, Begini Cara Kerjanya

Berita
Kementerian ATR/BPN Berhasil Mendaftarkan 24 Juta Bidang Tanah

Kementerian ATR/BPN Berhasil Mendaftarkan 24 Juta Bidang Tanah

Berita
Lokakarya Megastruktur dan Infrastruktur Tahan Gempa Resmi Digelar

Lokakarya Megastruktur dan Infrastruktur Tahan Gempa Resmi Digelar

Konstruksi
[POPULER PROPERTI] Proyek Infrastruktur Harus Berlanjut di Tengah Ancaman Resesi

[POPULER PROPERTI] Proyek Infrastruktur Harus Berlanjut di Tengah Ancaman Resesi

Berita
Oktober 2020, Jalan Akses Pelabuhan Patimban Siap Layani Arus Logistik

Oktober 2020, Jalan Akses Pelabuhan Patimban Siap Layani Arus Logistik

Konstruksi
Hong Kong Kingland Buka Kampus Universitas Sahid, Bidik 300 Mahasiswa

Hong Kong Kingland Buka Kampus Universitas Sahid, Bidik 300 Mahasiswa

Apartemen
Malam Ini, Lalu Lintas di Tol Cipularang Menuju Jakarta Dialihkan

Malam Ini, Lalu Lintas di Tol Cipularang Menuju Jakarta Dialihkan

Berita
NTB Tawarkan 8 Proyek Unggulan kepada Investor

NTB Tawarkan 8 Proyek Unggulan kepada Investor

Kawasan Terpadu
komentar di artikel lainnya
Close Ads X