Kompas.com - 12/08/2013, 19:04 WIB
Kawasan Tanah Abang kini bersih. Arus lalu lintas di kawasan ini pun lancar. Hal itu terjadi setelah ratusan kios, lapak liar, dan rumah potong hewan di Pasar Blok G dibongkar, Minggu (11/8). KOMPAS/PRIYOMBODOKawasan Tanah Abang kini bersih. Arus lalu lintas di kawasan ini pun lancar. Hal itu terjadi setelah ratusan kios, lapak liar, dan rumah potong hewan di Pasar Blok G dibongkar, Minggu (11/8).
|
EditorHilda B Alexander
JAKARTA, KOMPAS.com — Sejumlah 1.060 kios di Blok G Pasar Tanah Abang siap menampung sekitar 968 pedagang kaki lima (PKL) yang direlokasi dari tempat usaha liar sebelumnya di Jalan Kebon Jati. Mereka akan menempati kios-kios berukuran 2 x 2 meter persegi itu secara bertahap pada dua pekan setelah Lebaran.

Meski belum dipatok secara resmi, besaran harga sewa yang tengah dikaji sekitar Rp 5 juta per bulan. Biaya sewa ini mencakup semua aspek, mulai dari kebersihan, keamanan, hingga listrik.

Menurut Marketing Associate ERA Indonesia, Endri Hermawan, harga sewa Rp 5 juta per bulan terbilang sangat kompetitif. Harga sewa yang berlaku di pasaran saat ini bisa lebih dari itu. Contohnya di Blok A dan Blok G yang pengelolaannya berada di tangan PT Priamanaya Internasional, kios ukuran 2 x 2 meter persegi saja disewakan kepada pihak ketiga senilai Rp 80 juta per tahun.

"Pasar Tanah Abang sampai saat ini merupakan pusat grosir terbesar di Indonesia, bahkan Asia Tenggara. Berbagai macam produk tekstil dan pakaian jadi dari berbagai daerah terkumpul di sini untuk didistribusikan kembali ke seluruh kota di Indonesia bahkan mancanegara. Jadi, tak heran bila banyak peminat yang ingin membuka usaha di sini," papar Endri kepada Kompas.com, Senin (12/8/2013).

Banyaknya peminat, lanjut Endri, tidak diimbangi dengan ketersediaan kios yang memadai. Walhasil, harga sewa pun melonjak. Bahkan untuk kios-kios yang berada di titik strategis seperti dekat pintu utama atau eskalator di lantai dasar, harga sewanya bisa mencapai Rp 25 juta per bulan.

Sementara itu, harga jual terendah ruko yang berada di sekitar Pasar Tanah Abang telah menembus angka Rp 5 miliar per unit. Ruko seharga ini terdapat di Jalan Tanah Abang II, Jakarta Pusat. Menurut Endri, semakin dekat dengan Pasar Tanah Abang, harga ruko semakin tinggi, bahkan bisa mencapai puluhan miliar rupiah untuk ruko berukuran 3 lantai.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.