Seniman "Edan" Belgia Hasilkan Karya Luar Biasa

Kompas.com - 11/08/2013, 09:26 WIB
Sculpture berwarna kuning mustar ini berfungsi sebagai penutup fasad bangunan multiguna Zebrastraat, Belgia. www.dezeen.comSculpture berwarna kuning mustar ini berfungsi sebagai penutup fasad bangunan multiguna Zebrastraat, Belgia.
Penulis Tabita Diela
|
EditorHilda B Alexander
KOMPAS.com - Belgia mungkin merupakan salah satu negara yang punya banyak seniman dan arsitek berimajinasi liar. Betapa tidak, hasil karya mereka tampak begitu imajinatif dan terkadang terlalu "nyeleneh". Salah satunya merupakan hasil karya Nick Ervinck. Ia mencoba menutupi fasad sebuah bangunan di Ghent, Flandria Timur, Belgia, yang dianggap tidak menarik dengan sesuatu yang mencolok mata. Namun, apakah hasilnya cukup menarik?

Ervinck mengerjakan fasad sebuah bangunan berkonsep mixed use, Zebrastraat. Bangunan  tersebut dia tutupi sepenuhnya dengan sculpture berwarna kuning mustar. Ervinck bahkan menamai hiasan tersebut dengan sebutan "Cirbaots" dan dibuat dari busa polyurethane.  Strukturnya dibagi menjadi tujuh bagian yang dibuat di luar situs, kemudian disambung menjadi satu.

Zebrastraat merupakan sebuah gedung yang menampung kegiatan-kegiatan seni, seperti galeri, apartemen, hotel, dan tempat bersantai (lounge). Sebenarnya, fasad tempat "Cirbaots" kini berada tidak ditujukan agar terlihat di muka umum. Namun, seiring berjalannya waktu, fasad bagian tersebut pun terekspos. Ervinck kemudian diminta untuk memberikan hiasan pada bagian bangunan itu.

"Bagi saya, melakukan sesuatu dalam skala tertentu benar-benar menantang. Idenya adalah menaruh bar di dalam sculpture ini, jadi hampir seperti menyembunyikan satu karya di bawah karya lainnya," jelas Ervinck.

Mengenai bentuknya yang menyerupai lelehan, ia bercerita, memulai dengan ide seperti air, kemudian muncul ide lain seperti bahan, kain, atau tudung. Dan mengapa harus kuning mustar yang mencolok? Pemilihan warna ini ternyata sekadar untuk menyinkronkan dengan hasil karya Peter Vermeersch di sisi lain bangunan ini.

Siapa pun bisa berkomentar mengenai bagus-tidaknya hasil akhir sebuah proyek. Lagipula, komentar-komentar yang muncul pasti mengandung unsur subyektifitas. Begitu pula dengan proyek "Cirbaots" ini. Menariknya, lebih dari 20 komentar yang menanggapi proyek "Cirbaots" di portal desain Dezeen semuanya mempertanyakan kembali tujuan Nick Ervinck "mempercantik" fasad Zebrastraat.
 
Cirbaots hanyalah salah satu dari sekian banyak hasil karya desain tak biasa seniman dan arsitek Belgia. Jika tertarik pada desain-desain tak biasa lainnya di Belgia, mungkin Anda tidak ingin melewatkan proyek digital ini. Sebuah proyek kelab digital yang "diasuh" oleh Hannes Coudenys secara khusus mendedikasikan keberadaannya bagi berbagai hasil karya konstruksi "edan" dari penduduk Belgia.

Kelab digital tersebut memanjakan "pengikutnya" lewat blog, laman Facebook, serta laman Twitter berisi foto-foto hasil karya arsitektur Belgia yang "nyeleneh". Blog bernama Ugly Belgian Houses tersebut bahkan sudah dipilih sebagai "Laman Web Hari Ini" (Website of the Day) oleh Curbed. Jadi, bagaimana menurut Anda?



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X