Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Aksen Cantik... Pot Bunga Sekaligus "Cool Box"!

Kompas.com - 05/08/2013, 17:16 WIB
Tabita Diela

Penulis

KOMPAS.com - Berkumpul bersama seluruh keluarga di hari raya akan terasa lebih menyenangkan jika ditemani dengan beberapa gelas minuman dingin. Jika Anda tidak memiliki peti es, Anda bisa membuatnya sendiri dengan cara sederhana, yaitu menggabungkan fungsi pot bunga sekaligus peti es atau cool box.

Berikut ini cara membuat wadah es dan minuman dingin yang bisa Anda gunakan juga sebagai pot bunga. Cara membuat pot ini sebelumnya dipublikasikan oleh Home Made Modern dan Huffington Post. Tidak hanya fungsional, wadah minuman ini bisa juga menjadi aksen cantik di ruang tamu Anda selama acara jamuan dan santai penuh keakraban.

www.homemade-modern.com Sebelum mulai membuatnya, Anda membutuhkan beberapa barang berikut ini. Pertama, Anda membutuhkan semen instan. Home Made Modern menggunakan dua bungkus Quickrete 5000. Dengan dua bungkus semen instan tersebut, berat wadah minuman dingin yang akan dihasilkan kira-kira mencapai 68 kg.
Sebelum mulai membuatnya, Anda membutuhkan beberapa barang berikut ini. Pertama, Anda membutuhkan semen instan. Home Made Modern menggunakan dua bungkus Quickrete 5000. Dengan dua bungkus semen instan tersebut, berat wadah minuman dingin yang akan dihasilkan kira-kira mencapai 68 kg.

Anda juga membutuhkan busa padat yang biasa digunakan sebagai insulasi setebal 5 cm, pipa kuningan berdiameter 1,2 cm, empat roda dengan dudukan kuat, tripleks berdiameter 8,6 cm, dempul dan lem, lemari (cabinet) bekas, dan keran dengan ukuran pipa 1.2 cm. Selain itu, Anda membutuhkan bor dan gergaji. Untuk langkah pengerjaannya, simak berikut ini:

www.homemade-modern.com Langkah keempat, masukkan adukan semen ke dalam cabinet. Pastikan Anda tidak memasukkan terlalu banyak air. Terlalu banyak air akan membuat beton menjadi lemah dan mudah retak. Pastikan adukan semen menutupi sekitar pipa. Gunakan pipa untuk menekan-tekan beton.
- Pertama, potong busa padat mengikuti bentuk cabinet, namun lebih kecil. Sisakan sekitar 4 sampai 5 cm ruang antara busa dan cabinet. Setelah dipotong, lem busa tersebut ke dasar cabinet.

- Setelah menumpuk dua busa padat, ukur jarak dari ujung kabinet hingga bagian busa teratas. Tandai jarak tersebut pada bagian eksterior. Bor melewati kabinet dan masukkan pipa. Gunakan pisau untuk memotong busa agar ada tempat bagi pipa. Kemudian, gunakan lakban dan dempul silikon untuk menyegel pipa di busa dan di ujung cabinet.

- Langkah ketiga, gunakan braket "L" atau tali untuk memastikan cabinet tidak berubah bentuk setelah diberikan semen. Jangan lupa, ukur seberapa tinggi Anda harus memasukkan semen.

- Langkah keempat, masukkan adukan semen ke dalam cabinet. Pastikan Anda tidak memasukkan terlalu banyak air. Terlalu banyak air akan membuat beton menjadi lemah dan mudah retak. Pastikan adukan semen menutupi sekitar pipa. Gunakan pipa untuk menekan-tekan beton.

- Jangan lupa, goyangkan dan beri getaran pada cetakan. Caranya, pukul-pukul cetakan dengan palu. Cara ini membuat gelembung udara terangkat ke permukaan beton.

www.homemade-modern.com Setelah itu, letakkan triplek (seukuran busa padat) pada bagian teratas beton. Tekan hingga sedikit
- Setelah itu, letakkan triplek (seukuran busa padat) pada bagian teratas beton. Tekan hingga sedikit "masuk" ke semen basah. Berikan batu atau batu bata di atas tripleks agar tidak mengambang kembali.

- Biarkan hingga kering selama empat hari. Setelah itu, buka cabinet yang menjadi cetakan beton. Hati-hati, jangan sampai hasil cetakan Anda retak. Selain cetakan luas, hancurkan juga busa di bagian dalam cetakan.

www.homemade-modern.com Jika Anda tidak memiliki peti es, Anda bisa membuatnya sendiri dengan cara sederhana, yaitu menggabungkan fungsi pot bunga sekaligus peti es atau cool box.
- Terakhir, pasang keran pada pipa di salah satu sisi cetakan, serta empat roda di permukaan tripleks. Anda hanya perlu menambahkan es serta beberapa botol minuman dingin.

Selamat berkreasi!

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Baca tentang
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Kediri: Pilihan Hunian Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Kediri: Pilihan Hunian Ekonomis

Perumahan
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Probolinggo: Pilihan Hunian Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Probolinggo: Pilihan Hunian Ekonomis

Perumahan
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Seram Bagian Timur: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Seram Bagian Timur: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Bangkalan: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Bangkalan: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Magetan: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Magetan: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Pacitan: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Pacitan: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Lamongan: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Lamongan: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Mutu Beton Tol MBZ Disebut di Bawah Standar, Begini Respons Jasa Marga

Mutu Beton Tol MBZ Disebut di Bawah Standar, Begini Respons Jasa Marga

Berita
Fitch dan Moody's Naikkan Rating Kredit Pakuwon Jadi BB+

Fitch dan Moody's Naikkan Rating Kredit Pakuwon Jadi BB+

Berita
Nih Tujuh Mal Terindah di Dunia, Ada yang Langit-langitnya Kaca Patri Luas

Nih Tujuh Mal Terindah di Dunia, Ada yang Langit-langitnya Kaca Patri Luas

Ritel
Pilih Tandon Air di Atas atau Bawah Tanah? Ini Plus Minusnya

Pilih Tandon Air di Atas atau Bawah Tanah? Ini Plus Minusnya

Tips
Ini Lima Negara Asal WNA Paling Banyak Incar Properti di Indonesia

Ini Lima Negara Asal WNA Paling Banyak Incar Properti di Indonesia

Berita
Tiga Kota Ini Paling Diminati WNA Saat Berburu Properti di Indonesia

Tiga Kota Ini Paling Diminati WNA Saat Berburu Properti di Indonesia

Berita
Tol Gilimanuk-Mengwi Dilelang Ulang, Basuki: Mudah-mudahan September Teken PPJT

Tol Gilimanuk-Mengwi Dilelang Ulang, Basuki: Mudah-mudahan September Teken PPJT

Berita
Antisipasi Perpindahan Ibu Kota, Jababeka Siapkan Konsep TOD City

Antisipasi Perpindahan Ibu Kota, Jababeka Siapkan Konsep TOD City

Hunian
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com