Kompas.com - 23/07/2013, 12:16 WIB
Saat ini sudah tidak ada lagi produk rumah seharga Rp 144 juta atau yang diberi insentif pembebasan PPN. Harga rumah-rumah untuk tipe tersebut sudah naik di kisaran Rp 324 juta. www.shutterstock.comSaat ini sudah tidak ada lagi produk rumah seharga Rp 144 juta atau yang diberi insentif pembebasan PPN. Harga rumah-rumah untuk tipe tersebut sudah naik di kisaran Rp 324 juta.
Penulis Latief
|
EditorLatief
JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum Real Estate Indonesia (REI) Setyo Maharso mengusulkan adanya pemberian insentif pembebasan pajak pertambahan nilai (PPN) untuk rumah khusus. REI mengusulkan Rp 9 juta per meter persegi atau Rp 324 juta untuk tipe 36 dibebaskan dari PPN.    

Usulan tersebut menyusul semakin tingginya harga bahan baku bangunan serta upah buruh dari tahun ke tahun yang berdampak pada kenaikan harga rumah. Untuk itu, lanjut Setyo, kenaikan tersebut perlu diimbangi dengan pembaruan di sektor regulasi, termasuk aturan insentif pembebasan pajak pertambahan nilai (PPN).

"Kan produk yang bebas PPN itu Rp 4 juta per meter atau Rp 144 juta untuk tipe 36 meter persegi. Lah, sekarang kan sudah tidak ada lagi, karena memang harga bahan bangunannya naik," ujar Maharso di acara buka bersama Forum Wartawan Perumahan Rakyat (Forwapera) di Jakarta, Senin (22/7/2013) malam.

Dia menambahkan, saat ini sudah tidak ada lagi produk rumah seharga Rp 144 juta atau yang diberi insentif pembebasan PPN. Harga rumah-rumah untuk tipe tersebut sudah naik di kisaran Rp 324 juta.

Maharso mengatakan, selama ini kebijakan pemerintah memang sering bertolak belakang dengan tujuan menyediakan rumah untuk masyarakat yang dilakukan pengembang swasta.

"Sebetulnya yang kami khawatirkan saat ini bukan soal aturan loan to value (LTV), karena itu sudah lama kami terapkan. Yang kami takutkan itu kalau terjadi kenaikan tingkat suku bunga," katanya.

Dalam hal ini, Setyo mengungkapkan, pemerintah harus menunjukkan keberpihakannya untuk pembangunan rumah melalui regulasi lainnya, seperti memanjangkan masa tenor dan juga sistem sewa beli.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lewat Tol Cisumdawu, Waktu Tempuh Bandung-Bandara Kertajati 1 Jam

Lewat Tol Cisumdawu, Waktu Tempuh Bandung-Bandara Kertajati 1 Jam

Berita
Hindari Omicron, JIS Ditutup Sementara untuk Kunjungan Umum

Hindari Omicron, JIS Ditutup Sementara untuk Kunjungan Umum

Berita
The Okura Residence and Hotel Jakarta Mulai Dibangun, Investasi Rp 2,7 Triliun

The Okura Residence and Hotel Jakarta Mulai Dibangun, Investasi Rp 2,7 Triliun

Kawasan Terpadu
Bidik Rp 650 Miliar, Paramount Lansir Dua Produk Ruko di Gading Serpong

Bidik Rp 650 Miliar, Paramount Lansir Dua Produk Ruko di Gading Serpong

Berita
Membentang di Atas Sungai Brantas, Jembatan Ploso Berdesain Huruf 'Y'

Membentang di Atas Sungai Brantas, Jembatan Ploso Berdesain Huruf "Y"

Konstruksi
194 Tower Rumah Susun Dibangun Sepanjang Tahun 2021

194 Tower Rumah Susun Dibangun Sepanjang Tahun 2021

Konstruksi
Sebentar Lagi Rampung, Ini Sisa Pekerjaan Jakarta International Stadium

Sebentar Lagi Rampung, Ini Sisa Pekerjaan Jakarta International Stadium

Fasilitas
Menteri Basuki Minta Insinyur Indonesia Terlibat Bangun IKN Nusantara

Menteri Basuki Minta Insinyur Indonesia Terlibat Bangun IKN Nusantara

Kawasan Terpadu
Uang Ganti Rugi Lahan Tol Solo-Yogyakarta-NYIA Kulon Progo Tembus Rp 5 Triliun

Uang Ganti Rugi Lahan Tol Solo-Yogyakarta-NYIA Kulon Progo Tembus Rp 5 Triliun

Berita
Agar Tak Tertipu Pengembang Berkedok Syariah, Ini Cara Menghindarinya

Agar Tak Tertipu Pengembang Berkedok Syariah, Ini Cara Menghindarinya

Hunian
MITJ Gandeng Perusahaan Jepang Kembangkan TOD di Jabodetabek

MITJ Gandeng Perusahaan Jepang Kembangkan TOD di Jabodetabek

Kawasan Terpadu
DPR Minta Kementerian PUPR Gunakan Bahan Baku Lokal untuk Infrastruktur

DPR Minta Kementerian PUPR Gunakan Bahan Baku Lokal untuk Infrastruktur

Konstruksi
Rugikan Konsumen Miliaran Rupiah, Pengembang Perumahan Syariah FGM Dilaporkan ke Polisi

Rugikan Konsumen Miliaran Rupiah, Pengembang Perumahan Syariah FGM Dilaporkan ke Polisi

Berita
SPKLU Pertama Dioperasikan di Babel, Isi Baterai Kendaraan 50 Menit

SPKLU Pertama Dioperasikan di Babel, Isi Baterai Kendaraan 50 Menit

Fasilitas
Tahun 2022, Uang Ganti Rugi Lahan PSN Dialokasikan Rp 28,84 Triliun

Tahun 2022, Uang Ganti Rugi Lahan PSN Dialokasikan Rp 28,84 Triliun

Berita
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.