KONSULTASI INVESTASISteven Eric Lazuardi
Sekilas tentang Steven The Steven Eric Lazuardi adalah konsultan Hokiplus. Lahir di Jambi, 2 Januari 1975, Steven mendalami ilmu china kuno dari nenek dan orangtuanya.Ia beberapa kali tampil di televisi swasta.

Shio Macan Api, Anda Harus Sabar dalam Berbisnis!

Kompas.com - 11/07/2013, 13:34 WIB
Berdasarkan grafik keberuntungan pribadi terlihat tantangan berada pada usia 36–42 tahun. Kekuatan membangun usaha yang tepat sesuai dengan keinginan hati lebih aman ketika berada diusia 43 tahun ke atas. hokiplusBerdasarkan grafik keberuntungan pribadi terlihat tantangan berada pada usia 36–42 tahun. Kekuatan membangun usaha yang tepat sesuai dengan keinginan hati lebih aman ketika berada diusia 43 tahun ke atas.
EditorLatief
Tanya

Dear Bapak Steven. Saya Erlin dari kota Pekanbaru. Saat ini saya berusia 25 tahun dan bekerja sebagai staf di salah satu perusahaan asuransi swasta.

Yang ingin saya tanyakan, jika inginmembuka bisnis, kira-kira bisnis apa yang cocok dengan saya? Pasalnya, saya merupakan seorang pemula, dan apakah saya cocok membuka atau menjalankan bisnis atau tidak. Tanggal lahir saya 3 September 1986.

Terima kasih!

(Erlin Yusareka/Pekanbaru/erlyn_yusareka@yahoo.com)
 
Jawab:

Terima kasih atas kiriman email Ibu Erlyn! Semoga Anda selalu berada dalam kondisi sehat.

Ibu Erlyn, perkembangan zaman di era milennium menuntut kita semua sebagai rakyat Indonesia
untuk berkreasi dan melakukan inovasi menuju masa depan yang cerah.

Dalam suatu perjalanan menuju ke restoran menjelang makan siang, ada seorang kawan yang bimbang bertanya tentang ketidakcukupan keuangannya, sementara kebutuhan keluarga kian hari kian bertambah. Kebutuhan akan pengeluaran yang merupakan beban hidup dan harus menopang kebutuhan keluarga cukup besar membuat dirinya menjadi selalu gelisah dan tak enak tidur. Saking gelisahnya, wajahnya terlihat muram dan sering mengeluh bahwa ketika menerima gaji dari pekerjaan yang digeluti sekarang tidaklah cukup.

Ya, jumlah gajinya ternyata hanya bertahan 15 hari, itupun harus mengencangkan pinggang dan mengirit pengeluaran yang tak diperlukan. Dalam percakapan makan siang, terucaplah perkataannya bahwa makan enak itu kalau ada yang traktir dan yang jelas adalah, hidup dengan bekerja sebagai seorang karyawan di perusahaan telah membuat dirinya merasa bosan dan berkeinginan mengganti pekerjaan sebagai pengusaha.

Mengeluh, mengeluh dan mengeluh! Karena seberapapun naiknya gaji, maka kebutuhan hidup dan barang–barang yang menyangkut kebutuhan hidupnya juga terus melambung tinggi.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X