Kompas.com - 06/07/2013, 15:30 WIB
Pemilik kelab malam popular, Mahiki, Nick House mempersiapkan debut perdananya di sektor properti dengan membangun apartemen eksklusif seharga Rp 11,8 miliar per unit. bromptonbrands.comPemilik kelab malam popular, Mahiki, Nick House mempersiapkan debut perdananya di sektor properti dengan membangun apartemen eksklusif seharga Rp 11,8 miliar per unit.
Penulis Tabita Diela
|
EditorHilda B Alexander

KOMPAS.com
— Hunian yang mahal sudah tentu secara langsung menyeleksi latar belakang ekonomi calon konsumennya. Mereka yang tidak mampu membayar, tidak akan dapat memilikinya. Meski menyakitkan, realita tersebut nyata di seluruh dunia.

Akan tetapi, London memiliki kasus istimewa. Bukan hanya orang "kaya" yang boleh tinggal di tempat baru ini. Selain memiliki banyak uang, mereka yang ingin tinggal di tempat ini juga harus "keren" dan dari kalangan elite. Setidaknya, ini aturan tak tertulis Nick House.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pemilik kelab malam terkenal Mahiki dan Whisky Mist tersebut saat ini tengah mengembangkan sebuah hunian di area West End, London. House mengucurkan dana investasi sebesar 10 juta poundsterling, atau setara Rp 148,1 miliar. House ingin agar siapa pun yang memiliki unit-unit pertama dari hunian baru tersebut masuk dalam kategori "keren".

Saat ini hunian yang akan dikembangkannya masih dalam proses transformasi dari gedung bergaya Edwardian di dekat Covent Garden. Rencananya, apartemen eksklusif tersebut didedikasikan untuk kalangan elite berusia di bawah 40 tahun. Ia sendiri akan memilih kandidat yang dapat tinggal di hunian tersebut. House ingin memastikan bahwa penghuni di dalamnya memenuhi kriteria "dinamis, sosial, dan menyenangkan".

Secara spesifik, pria berusia 38 tahun tersebut menjelaskan pada Evening Standard bahwa dirinya sudah memiliki visi mengenai profil penghuni apartemennya. Ia menyebutkan, gaya investasinya tersebut terinspirasi oleh "rekanan di salah satu agensi ternama atau mereka yang berusia awal 30 tahun dan pendiri start-up" dan "surga hipster" di Williamsburg, Brooklyn, Amerika Serikat.

Apartemen besutan House terbatas, hanya 12 unit. Nick House sudah memperkirakan bahwa pemiliknya nanti merupakan penduduk kalangan atas, yang akan menyantap makan malamnya di restoran mahal. Untuk itu, masing-masing apartemen dilengkapi dapur mungil.

Jika Anda berminat mengetes "kekerenan" Anda di mata Nick House, harus rela mempersiapkan anggaran besar. Harga apartemen satu kamar tidur dibanderol 800.000 poundsterling (Rp 11,8 miliar).Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber Dailymail
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.