Baru Dibuka, Summarecon Mal Bekasi Catat Tingkat Okupansi 91 Persen!

Kompas.com - 28/06/2013, 20:37 WIB
Summarecon Agung membuka portofolio komersial terbarunya, Summarecon Mal Bekasi seluas 80.000 meter persegi. HBASummarecon Agung membuka portofolio komersial terbarunya, Summarecon Mal Bekasi seluas 80.000 meter persegi.
|
EditorHilda B Alexander

BEKASI, KOMPAS.com -
Rekam jejak menentukan sebuah kesuksesan. Setelah membangun dua pusat belanja dengan tingkat hunian sempurna 100 persen yakni Mal Kelapa Gading 1-5 dan Summarecon Mal Serpong (SMS), PT Summarecon Agung Tbk baru saja membuka Summarecon Mal Bekasi (SMB).

SMB merupakan protofolio komersial ritel terbaru yang berhasil mendapat komitmen tenan pengisi sebanyak 91 persen dari total luas bangunan 80.000 meter persegi. Dari 91 persen tenan tersebut, 75,3 persen di antaranya telah beroperasi pada saat grand opening Jumat (28/6/2013).

Direktur Utama Summarecon Agung, Johannes Mardjuki mengatakan konsep pengembangan SMB yang berbeda, mampu menarik minat penyewa. Padahal, harga sewa pusat belanja ini bisa dikatakan tidak murah, sekitar 18 dollar AS per meter persegi per bulan dengan kurs yang dipatok senilai Rp 7.000 per 1 dollar AS (Rp 126.000). Angka sewa ini di luar service charge senilai 11 dollar AS per meter persegi per bulan (Rp 77.000).

"Para tenan sangat antusias mengisi SMB. Mereka mempertimbangkan MKG 1-5 dan SMS yang lebih dulu beroperasi. Sehingga terdapat fenomena persamaan tenan antara kedua mal tersebut dengan SMB," ungkap Johannes kepada Kompas.com, Jumat (28/6/2013).

Tercatat tenan utama seperti Star Department Store, The FoodHall Supermarket, ACE Hardware, Best Denki dan Cinema XXI yang sudah mulai beroperasi pada hari pertama pembukaan.

Menurut Direktur Summarecon Agung, Sugianto Nagaria, serupa dengan dua mal sebelumnya, SMB dirancang dengan mengadopsi langgam lifestyle mall. Terutama penekanan pada konsep The DownTown Walk yang merupakan destinasi kuliner lengkap dengan area makan terbuka. The Downtown Walk SMB terdiri atas dua lantai, dilengkapi jaringan internet wifi, LED raksasa berukuran 11 x 8.

"Ini merupakan SMB Tahap I. Nantinya SMB akan memiliki luas total bangunan mencapai 160.000 meter persegi. Tahun 2014, kami juga akan membuka Harris Hotel yang bangunannya menempel pada SMB," ungkap Sugianto.

Untuk menghadirkan konsep yang terbilang baru di Bekasi ini, Summarecon Agung menginvestasikan dana senilai Rp 580 miliar. Sejumlah Rp 550 miliar di antaranya berasal dari pinjaman Bank Mandiri dan beberapa bank lainnya.

Dengan beroperasinya SMB ini, Summarecon Agung mengharapkan mendapat tambahan sumber pendapatan berulang yang dihitung per tahun fiskal 2014 senilai Rp 130 miliar. Sehingga   kontribusi recurring income terhadap total revenue menjadi sebesar 30 persen dari sebelumnya 25 persen.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X