Di Ruang Publik, Barang Bekas Menjadi Karya Seni Tinggi

Kompas.com - 24/06/2013, 12:18 WIB
Lebih dari 17.000 botol plastik minuman berkarbonasi bekas ditautkan bersama hingga membentuk lilitan pita. Bentuk tersebut menyerupai logo merk minuman berkarbonasi yang digunakan, yaitu Coca-Cola.
www.designboom.comLebih dari 17.000 botol plastik minuman berkarbonasi bekas ditautkan bersama hingga membentuk lilitan pita. Bentuk tersebut menyerupai logo merk minuman berkarbonasi yang digunakan, yaitu Coca-Cola.
Penulis Tabita Diela
|
EditorLatief
BEIJING, KOMPAS.com - Instalasi seni publik tidak selalu harus berbentuk patung-patung besi dan tembaga. Dengan kecanggihan teknologi dan kepedulian terhadap alam, karya seni publik dapat juga dibuat dengan menggunakan baranng-barang bekas.

Seperti dilansir di www.designboom, salah satu contoh instalasi publik dari barang bekas kini sudah berdiri di Beijing, China. Lebih dari 17.000 botol plastik minuman berkarbonasi bekas ditautkan bersama hingga membentuk lilitan pita. Bentuk tersebut menyerupai logo merk minuman berkarbonasi yang digunakan, yaitu Coca-Cola.

Ukuran instalasi ini cukup besar. Beberapa orang dewasa dapat berteduh di bawahnya.

www.shutterstock.com Botol-botol tersebut dikumpulkan oleh sebuah tim hasil kolaborasi antara universitas-universitas di sekitar Beijing dan perusahaan Coca-Cola China. Setiap 10 botol kosong dapat ditukarkan dengan sebuah botol minuman ringan baru yang terisi penuh.
Botol-botol tersebut dikumpulkan oleh sebuah tim hasil kolaborasi antara universitas-universitas di sekitar Beijing dan perusahaan Coca-Cola China. Setiap 10 botol kosong dapat ditukarkan dengan sebuah botol minuman ringan baru yang terisi penuh. Dengan cara ini, penduduk dapat dengan sukarela mengumpulkannya.

Selain menjadi salah satu "penghias" ruang publik, istalasi seni ini mampu menjadi sebuah pernyataan melawan polusi akibat penggunaan plastik. Sampah-sampah yang pada awalnya akan menumpuk justeru mampu menjadi tempat berteduh.

www.designboom.com Hasil karya ini juga dapat dipandang sebagai semacam pengingat untuk menciptakan kepeduliaan untuk mendaur ulang.

Hasil karya ini juga dapat dipandang sebagai semacam pengingat untuk menciptakan kepeduliaan untuk mendaur ulang. Pasalnya, plastik mampu bertahan hingga 450 tahun. Inilah alasan plastik mampu merugikan ekosistem, terutama jika tidak didaur ulang dan digunakan kembali.

www.designboom.com Hasil karya ini juga dapat dipandang sebagai semacam pengingat untuk menciptakan kepeduliaan untuk mendaur ulang.

Selama ini, berbagai instalasi seni yang terbuat dari plastik berjumlah cukup banyak dan masih menarik untuk disimak. Untuk instalasi dengan ukuran besar, salah satunya adalah "Waving Wall" dari 1.200. Karya seni tersebut berada di Inggris dan mulai dipublikasikan pada 2011.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X