Kompas.com - 19/06/2013, 16:06 WIB
BTN menggelar BTN Property Expo 2013 di JCC, Jakarta, mulai Sabtu (2/2/2013) hingga Minggu (10/2/2013). Pameran ini diikuti 220 pengembang dan menyajikan lebih dari 400 proyek perumahan di seluruh Indonesia. Selama pameran berlangsung, masyarakat akan mendapatkan banyak fasilitas dan kemudahan KPR dan KPA. Tabitha/c22BTN menggelar BTN Property Expo 2013 di JCC, Jakarta, mulai Sabtu (2/2/2013) hingga Minggu (10/2/2013). Pameran ini diikuti 220 pengembang dan menyajikan lebih dari 400 proyek perumahan di seluruh Indonesia. Selama pameran berlangsung, masyarakat akan mendapatkan banyak fasilitas dan kemudahan KPR dan KPA.
Penulis Latief
|
EditorLatief
JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bank Tabungan Negara (BTN) Tbk akan melakukan tranformasi dalam mengembangkan layanan perbankan, khususnya dalam sektor perumahan yang memang menjadi fokus bank BUMN tersebut.

"Kami akan membuat suatu engine baru dalam pengembangan layanan BTN, tidak sekedar memberikan kredit KPR (kredit pemilikan rumah) saja," kata Direktur Utama BTN Maryono di Jakarta, Rabu (19/6/2013).

Mantan Direktur Utama Bank Mutiara itu menuturkan, selain menyalurkan kredit, pihaknya juga akan memberikan kebutuhan-kebutuhan lain dari nasabah KPR itu, seperti kredit elektronik, mebel, AC, maupun kebutuhan lainnya.

"Ini ditujukan agar nasabah aktif bertransaksi di BTN," ujar Maryono.

Maryono melanjutkan, layanan berikutnya adalah kolaborasi dan sinergi antara BTN dengan BUMN-BUMN lain yang juga bergerak di bidang properti seperti PT Telkom, PT Pegadaian, PT Pos, dan PT Jamsostek.

"Mereka punya lahan-lahan yang akan diproduktifkan sehingga ini bisa kita biayai atau kerja sama setelah itu misalnya kita jual atau kita beli. Ini juga akan memperluas market kita," tuturnya.

Selanjutnya, BTN juga ingin menciptakan value chain, yakni dengan memasok kebutuhan nasabah dari awal hingga akhir, memenuhi kebutuhan lahan, mengembangkan produk rumah, menyuplai pemasok perumahan, serta melakukan sekuritisasi.

"Jadi berkembang, sehingga ini juga akan menjadi luas, selain itu dana dan kredit kami juga dapat," kata Maryono.

Dia menambahkan, pihaknya juga akan membuat suatu portal properti yang akan dijadikan sebagai business centre.

"Kami tahu bahwa digital marketing seperti portal elektronik ini sekarang atau ke depannya sangat dibutuhkan oleh masyarakat, khususnya generasi muda," ujarnya.

Transormasi tersebut, lanjut Maryono, saat ini sudah mulai berjalan sebagian dan dikerjakan sambil mengembangkannya sehingga diharapkan ke depan bisa tumbuh setiap tahunnya baik dari sisi aset dan kredit sebesar 25-30 persen.

Sebelumnya, BTN juga menyatakan akan meluncurkan program kredit pemilikan rumah (KPR) untuk masyarakat di sektor informal pada akhir Juni 2013 ini. Program tersebut akan menjadi bentuk komitmen BTN terhadap sektor perumahan yang masih menjadi fokus utama bisnisnya (Hore... BTN Luncurkan KPR untuk Pekerja Informal Akhir Juni Ini!).

"Sudah siap diluncurkan pada Juni ini. Salah satunya kami akan biayai bantuan 1.000 rumah murah gratis yang dibangun Apersi (Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia)," ujar Direktur Utama BBTN Maryono di sela-sela Munas Apersi IV di Grand Sahid Jaya Hotel, Jakarta, Rabu (12/6/2013) lalu.



Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X