Pengembang Pilih Bangun Rusun Ketimbang Beri Uang ke Pemprov DKI

Kompas.com - 07/06/2013, 13:40 WIB
EditorLaksono Hari W

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Real Estate Indonesia (REI) Setyo Maharso mengatakan, para pengembang properti di Jakarta akan memenuhi utang kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta soal pembangunan rumah susun. Pengembang memilih melunasinya dengan membangun rusun, bukan dengan membayarkan uang kepada Pemprov DKI.

"Kalau kami lebih baik bayar dalam bentuk rusun karena kalau uang, takut tidak terpantau, kalau rusun kami juga bisa ikut pantau," ujar Setyo saat dihubungi wartawan, Jumat (7/6/2013).

Ia menuturkan, pada tahap pertama, sejumlah pengembang bersinergi membangun dua unit tower rumah susun sewa sederhana (rusunawa) di Pulogebang, Cakung, Jakarta Timur, pada Jumat ini. Dua menara itu memiliki kapasitas 300 hunian.

"Rumah susun sewa sederhana di Pulogebang, Cakung, itu terdiri dari 20 pengembang yang urunan, tapi saya lupa siapa saja," kata Setyo.

Setyo melanjutkan, setelah melakukan groundbreaking rusunawa di Pulogebang, para pengembang akan menunggu arahan selanjutnya dari Pemprov DKI Jakarta. Begitu Pemprov DKI menyediakan lahan, pengembang langsung membangun rusun.

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X