Kompas.com - 04/06/2013, 13:12 WIB
EditorLatief

KOMPAS.com - Salah satu kategori rumah nyaman adalah udara di dalamnya tidak terasa panas. Bagaimana mewujudkan rumah nyaman seperti ini tanpa menggunakan penyejuk udara secara maksimal?

Upaya menghindari rasa panas di dalam rumah dapat ditempuh, antara lain dengan membuat sistem pengudaraan yang baik dan terencana. Dengan sistem seperti ini, udara segar akan senantiasa mengisi setiap bagian rumah.

Membuat sistem pengudaraan yang baik, tentunya tidak bisa dilakukan jika kita asal-asalan mendesain rumah. Menurut Ren Katili, arsitek dari Arsitektropis, kunci mendesain rumah dengan pertukaran udara yang baik dapat dilakukan dengan merespon iklim tropis Indonesia. Dengan merespon iklim, kita dapat menerapkan desain yang dapat membuat udara masuk ke rumah tanpa halangan, sementara matahari sebagai sumber panas dapat terhalangi masuknya.

Ren mengungkapkan, setidaknya ada 4 konsep penting yang harus dipatuhi untuk membuat desain rumah yang berdamai dengan iklim tropis, yaitu layout, spacing, opening, dan room organizing. Jika keempat konsep ini saja bisa diaplikasikan di rumah, maka rumah akan terasa sangat nyaman karena memiliki sistem pengudaraan sangat baik, sekalipun kita tidak menggunakan alat pendingin udara.

Layout

Yang dimaksud dengan layout adalah penataan ruang atau sering disebut juga dengan denah. Untuk Indonesia, iklim tropis dapat direspon dengan membangun rumah mengikuti bentuk layout rumah.

Layout akan menentukan seberapa besar energi yang akan digunakan. Sisi terpanjang rumah tidak boleh menghadap arah matahari terbit ataupun tenggelam. Sisi terpanjang harus menghadap arah utara atau selatan agar panas matahari tidak terserap ke dalam rumah. Dengan membuat layout yang benar, hawa panas sudah tereduksi sebesar 50 persen.

Spacing 

Iklim tropis lembap yang dimiliki Indonesia membuat udara bergerak dengan kecepatan rendah sehingga hanya menimbulkan sedikit angin. Keadaan ini perlu direspon dengan membuat jarak antara bangunan rumah kita dengan tetangga sekitar.

Idealnya, bangunan rumah terletak di tengah-tengah luas tanah sehingga dapat menyisakan area kosong pada bagian depan, samping kanan-kiri, dan belakang. Dengan keadaan demikian, udara dapat bergerak lebih bebas di sekeliling rumah dan pergerakan udara di luar terjadi serta bisa mendinginkan udara di dalam rumah.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.