Kompas.com - 03/06/2013, 14:18 WIB
EditorLatief

KOMPAS.com - Membeli rumah dengan cara oper kredit  bukan berarti tanpa masalah, sekalipun Anda membelinya di perumahan dari salah satu grup pengembang besar. Masalah sertifikat dan balik nama, misalnya.

Masalah paling sering terjadi adalah ketika pembeli rumah menanyakan kepada bank pemberi kredit atau cicilan mengenai sertifikat miliknya yang tak kunjung ke tangannya sebagai pembeli. Berulang kali menanyakan ke bank, berulang kali pula pertanyaannya dijawab bahwa sertifikat belum dipecah. Maksud hati, jika sudah ada sertifikatnya, si pembeli ingin segera balik nama. Walaupun angsuran baru berjalan 3 tahun dari total 15 tahun waktu cicilan, misalnya, sertifikat hanya tinggal harapan.

Bagi Anda, misalnya, yang punya masalah serupa, untuk memperoleh gambaran jelas mengenai hal itu kiranya perlu mengetahui urutan pelaksanaan transaksi jual beli rumah yang biasanya dilakukan pengembang. Urutan itu meliputi: 

- surat pemesanan

- pembayaran uang muka

- pembuatan Perjanjian Pengikatan Jual Beli 

- penandatanganan Akad Kredit bank

- penandatanganan Akta Jual Beli (setelah bangunan rumah selesai) di hadapan Notaris/PPAT;

- Pemecahan sertifikat induk dan balik nama ke atas nama masing-masing pembeli.

Melihat kronologis masalah di atas, sepertinya kondisi saat ini pihak pengembang telah menyelesaikan pembangunan rumah dan bangunan rumah sudah diserahterimakan. Akan tetapi, Akta Jual Beli (AJB) di hadapan Notaris/PPAT belum dilaksanakan sehingga belum bisa dilakukan pemecahan sertifikat induk dan balik nama atas nama masing-masing pembeli.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.