Kompas.com - 24/05/2013, 15:11 WIB
EditorLatief

JAKARTA, KOMPAS.com — Dengan investasi Rp 400 miliar, PT Adhi Persada Realti (APR) membangun The Taman Dhika Sidoarjo Kota di kawasan Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur. APR ingin menghapus stigma buruk lumpur Lapindo yang sempat membuat bisnis properti hunian di kawasan itu "nyungsep".

"Recovery untuk sektor properti setelah ramainya berita lumpur Lapindo saat ini sangat bagus. Dua tahun lalu masih nyungsep penjualannya karena orang masih khawatir, baik pengembang maupun konsumen," ujar Direktur Utama PT Adhi Persada Realti Shoful Ulum kepada Kompas.com di Jakarta, Jumat (24/3/2013).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Shoful mengaku mengamati fenomena tersebut (lumpur Lapindo) sejak merebak pada 2007 hingga 2009. baru Baru pada 2011 lalu, perekonomian dari sektor properti terhitung benar-benar pulih.

"Lagi pula, jarak perumahan yang kami bangun ini sejauh 10 kilometer. Itu radius aman dari lumpur Lapindo," ujarnya.

Sependapat dengan Shoful, General Manager APR Eko Budisantoso mengaku awalnya juga sempat pesimistis bisa menjalankan proyek realestat The Taman Dhika Sidoarjo Kota.

"Tapi, berangsur-angsur dengan penurunan tingkat bencana lumpur itu, kekhawatiran saya terjawab, bahwa dampak negatifnya tidak terjadi sama sekali," kata Eko.

Dia menambahkan, pangsa pasar perumahan dari kalangan menengah menengah di Sidoarjo saat ini tidak perlu diragukan. Dengan proyeksi pertumbuhan ekonomi Jawa Timur yang mencapai 7,5 persen, potensi pasar properti landed house sangat menarik dikembangkan di Sidoarjo.

"Udara di Sidoarjo itu panas sekali. Maka, di sini kami bangun boulevard yang besar-besar, kami bikin hijau dan teduh. Kami optimalkan semua menjadi lanskap hijau di lahan-lahan perumahan karena inilah daya tariknya, selling point-nya," ujarnya.

Seperti disebutkan sebelumnya, dengan investasi Rp 400 miliar itu, APR menargetkan nilai proyek realestat ini hingga Rp 700 miliar. Sejak dibangun pada Oktober 2012 lalu, saat ini APR berhasil menjual 12 persen dari 1.268 unit yang disiapkan di lahan seluas 30 hektar itu.

"Sebagian dari 1.268 kluster terpadu itu kini sudah dihuni. Setiap tahun akan kami bangun tiga kluster," tambah Eko.

Adapun hunian The Taman Dhika Sidoarjo Kota di Sidoarjo, Jawa Timur, ditawarkan mulai Rp 360 juta hingga Rp 524 juta. Dengan daya tarik akses ke jalan tol hanya 15 menit, APR berharap bisa meraup penjualan dari segmen kelas menengah di Surabaya, terutama pekerja kantoran. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.