Sahid Group Benamkan Dana Rp 1 Triliun

Kompas.com - 22/05/2013, 19:42 WIB
EditorHilda B Alexander

JAKARTA, KOMPAS.com -  Pengembang spesialis perhotelan, Sahid Group menargetkan dapat membangun dan mengelola 50 hotel hingga 2017. Dari jumlah itu, 20 di antaranya merupakan smart hotel dengan merek anyar "Griyadi".

Menurut CEO Sahid Group Haryadi B Sukamdani, Griyadi adalah second liner brand yang akan dikembangkan di sejumlah kota, yakni Jakarta (Daan Mogot), Bintan, Yogyakarta, Palembang, dan Solo. Sementara Griyadi Malang telah berubah status menjadi hotel dengan brand Sahid berklasifikasi bintang tiga.

"Prospek perhotelan ekonomis sangat positif, seiring dengan pertumbuhan industri pariwisata yang menstimuli maraknya penerbangan murah. Hal tersebut mendorong mobilitas kalangan menengah yang ingin berwisata dengan biaya minim," ujar Haryadi kepada Kompas.com di Jakarta, Rabu (22/5/2013).

Selain hotel murah, Sahid Group juga akan mengembangkan hotel bintang 3, 4 dan 5. Tahun ini mereka sedang menggarap Sahid Bintan Beach Resort di Pantai Trikora, Bintan seluas 51 hektar. Nantinya, di sini terdapat 4 buah hotel plus private villas dengan total jumlah kamar 1.400 unit. Tahap pertama, akan dibangun hotel Sahid Raya sebanyak 120 kamar. Dalam merealisasikan fasilitas akomodasi ini, mereka membenamkan dana sejumlah Rp 110 miliar.

Proyek selanjutnya adalah sebuah kondotel di Surabaya, Jawa Timur dengan jumlah 550 unit. Nilai investasi direncanakan sebesar Rp 250 miliar. Kondotel yang menempati lahan di Jl Sumatera dan masih satu kawasan dengan Sahid Hotel ini akan dikelola oleh Sahid sendiri dengan layanan standar hotel bintang 4. Sedangkan di Ciracas, Jakarta Timur, mereka membangun Viola Home sebanyak 600 unit dengan total dana investasi senilai Rp 200 miliar. Viola Home merupakan apartemen strata title yang ditawarkan seharga mulai dari Rp 750 juta. Mereka menggandeng Hutama Karya Realtindo sebagai pihak pemasar.

Kondotel Sahid berikutnya akan dibangun di Jl Setiabudi Semarang. Di sini, Sahid akan membangun satu menara dengan jumlah 400 unit.

"Dana investasi kondotel Semarang senilai Rp 250 miliar. Jika dihitung total keseluruhan proyek, plus pengembangan kerjasama dengan pihak pemilik lahan lainnya yang sedang kami jajaki, estimasi nilai investasi menjadi sebanyak Rp 1 Triliun. Dananya berasal dari kas perusahaan dan penjualan unit," jelas Haryadi seraya menambahkan bahwa portofolio yang tengah dikembangkan saat ini yakni Sahid Yogyakarta Lifestyle Center akan mulai beroperasi pada Juli 2014.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X