Kompas.com - 03/05/2013, 12:33 WIB
EditorHilda B Alexander

JAKARTA, KOMPAS.com - Inilah akibat terlalu agresif berinvestasi dan mengabaikan prinsip kehati-hatian. Dubai World, konglomerasi investasi yang dimiliki sepenuhnya oleh pemerintah Dubai, saat ini tengah mengalami krisis utang.

Pemilik beberapa properti prestisius kelas dunia ini diburu lembaga keuangan dan bank pemberi pinjaman. Pasalnya, Dubai World berutang kepada mereka senilai 25 miliar dollar AS atau ekuivalen sebesar Rp 242,5 triliun. Namun, Dubai World tak juga menunjukkan perbaikan dalam menambah kemampuan pembayaran sebesar 4,5 milliar dollar AS atau setara Rp 43,6 triliun hingga 2015 mendatang. Padahal mereka telah mendapat persetujuan restrukturisasi utang dari sekitar 90 bank pemberi pinjaman, pada 2011 silam.

Seperti dilaporkan Financial Times, pemberi pinjaman tersebut akhirnya meminta Dubai World untuk menjual beberapa aset properti prestisius andalannya termasuk Las Vegas City Center, hotel Atlantis Dubai dan hotel Mandarin Oriental New York.

Pemberi utang tersebut termasuk di antaranya HSBC, RBS dan Abu Dhabi Commercial Bank, mencemaskan kemampuan bayar Dubai World sehingga sampai pada kesimpulan melego aset-aset properti bernilai tinggi tersebut guna memenuhi utang yang jatuh temponya tinggal 2 tahun lagi.

"Dubai World harusnya dapat mencari strategi terbaik mulai dari sekarang untuk memenuhi kewajibannya terhadap para kreditur," ujar seorang analis seraya menambahkan bahwa peminjam utang saat ini justru tengah berpikir mengupayakan mengambil alih semua aset Dubai World.

Dubai World sendiri merupakan satu dari sekian banyak investor dunia yang paling agresif sebelum krisis 2008. Mereka punya saham di berbagai perusahaan termasuk Cirque du Soleil dan pengelola pelabuhan besar DP World.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.