Antilope Serius Kembangkan CBD Jakarta Barat

Kompas.com - 26/02/2013, 15:08 WIB
EditorLatief

JAKARTA, KOMPAS.com - Kawasan Puri Indah, Jakarta Barat, mulai berkembang sejak tahun 1997. Salah satu pihak yang memiliki andil besar dalam perkembangan Jakarta Barat adalah PT Antilope Madju Puri Indah.

Tidak puas hanya membangun mal, pengembang properti yang tergabung dalam Pondok Indah Group tersebut kini menargetkan kawasan Puri Indah sebagai kawasan CBD (Central Bussiness District). Rencananya, proyek bernilai investasi mencapai Rp 4 triliun tersebut akan rampung pada 2025.

Senior General Manager PT Antilope Madju Puri Indah Djoko Indarto pada acara media gathering, Selasa (26/2/2013) siang, di kantor pemasaran The Windsor Ultimate Residences, mengungkapkan perkembangan Jakarta Barat dari tahun ke tahun semakin pesat. Djoko mengatakan, sebuah kawasan dapat menjadi pusat kegiatan ketika di kawasan tersebut terdapat kantor pemerintah, kelengkapan sarana dan prasarana, adanya pusat niaga, serta hunian nyaman.

"Pertama yang kita bangun itu Mall Puri Indah pada 1997, kemudian mal tersebut beroperasi pada 1998 bersamaan dengan Sentra Niaga Puri Indah. Setelah itu, Kantor Walikota Jakarta Barat dibangun sekitar tahun 2000. Setelah Kantor Walikota, Rumah Sakit Puri Indah, dan yang terakhir apartemen Windsor ini," ujar Djoko.

Saat ini pembangunan bertahap tersebut mulai menunjukkan kelengkapannya. Bahkan, berbagai pengembangan dari pembangunan tersebut tengah dilakukan oleh Antilope antara lain melalui pembangunan The Windsor Ultimate Residence, Puri Indah Mall Expansion, Puri Indah Auto Center, dan Puri Indah Financial Tower.

"The Windsor sendiri merupakan proyek tercepat yang akan rampung. Serah terima akan dilaksanakan pada 2013 ini," kata Djoko.

Adapun Puri Indah Financial Tower saat ini baru memasuki tahap pondasi. Mengenai pengembangan ini, Direktur PT Metropolitan Kentjana Tbk Felix S. Hasamin mengungkapkan, bahwa dalam waktu sepuluh tahun mendatang pihaknya akan mengembangkan 33 hektar di daerah CBD Jakarta Barat.

"Akan ada dua hotel, empat office tower, enam apartemen, empat mal, dan sebuah convention center," kata Hasamin. 

Saat ini, luas seluruh kawasan Puri Indah yang dikembangkan Antilope mencapai 180 hektar. Dari jumlah luas itu sebanyak 110 hektar untuk pemukiman dengan 3000 unit rumah, 33 hektar untuk CBD, dan 30 hektar untuk jalan dan taman.

"Padatnya pusat kota memang tidak hanya menekan permukiman ke daerah pinggir serta daerah-daerah satelit. Kepadatan dan ketidaktersediaan lokasi pada akhirnya juga memaksa pergeseran pusat perekonian dari pusat kota ke bagian lain kota," sambung Djoko. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sektor Properti di Medan Mulai Bangkit, Penjualan VBL Capai 100 Unit

Sektor Properti di Medan Mulai Bangkit, Penjualan VBL Capai 100 Unit

Perumahan
Implementasi SIMBG, KADIN: Dampaknya Tidak Hanya pada Industri Properti

Implementasi SIMBG, KADIN: Dampaknya Tidak Hanya pada Industri Properti

Berita
Menghitung Manfaat Tol Trans-Sumatera Bagi Provinsi yang Dilintasi

Menghitung Manfaat Tol Trans-Sumatera Bagi Provinsi yang Dilintasi

Berita
Lewat Tol Cisumdawu, Waktu Tempuh Bandung-Bandara Kertajati 1 Jam

Lewat Tol Cisumdawu, Waktu Tempuh Bandung-Bandara Kertajati 1 Jam

Berita
Hindari Omicron, JIS Ditutup Sementara untuk Kunjungan Umum

Hindari Omicron, JIS Ditutup Sementara untuk Kunjungan Umum

Berita
The Okura Residence and Hotel Jakarta Mulai Dibangun, Investasi Rp 2,7 Triliun

The Okura Residence and Hotel Jakarta Mulai Dibangun, Investasi Rp 2,7 Triliun

Kawasan Terpadu
Bidik Rp 650 Miliar, Paramount Lansir Dua Produk Ruko di Gading Serpong

Bidik Rp 650 Miliar, Paramount Lansir Dua Produk Ruko di Gading Serpong

Berita
Membentang di Atas Sungai Brantas, Jembatan Ploso Berdesain Huruf 'Y'

Membentang di Atas Sungai Brantas, Jembatan Ploso Berdesain Huruf "Y"

Konstruksi
194 Tower Rumah Susun Dibangun Sepanjang Tahun 2021

194 Tower Rumah Susun Dibangun Sepanjang Tahun 2021

Konstruksi
Sebentar Lagi Rampung, Ini Sisa Pekerjaan Jakarta International Stadium

Sebentar Lagi Rampung, Ini Sisa Pekerjaan Jakarta International Stadium

Fasilitas
Menteri Basuki Minta Insinyur Indonesia Terlibat Bangun IKN Nusantara

Menteri Basuki Minta Insinyur Indonesia Terlibat Bangun IKN Nusantara

Kawasan Terpadu
Uang Ganti Rugi Lahan Tol Solo-Yogyakarta-NYIA Kulon Progo Tembus Rp 5 Triliun

Uang Ganti Rugi Lahan Tol Solo-Yogyakarta-NYIA Kulon Progo Tembus Rp 5 Triliun

Berita
Agar Tak Tertipu Pengembang Berkedok Syariah, Ini Cara Menghindarinya

Agar Tak Tertipu Pengembang Berkedok Syariah, Ini Cara Menghindarinya

Hunian
MITJ Gandeng Perusahaan Jepang Kembangkan TOD di Jabodetabek

MITJ Gandeng Perusahaan Jepang Kembangkan TOD di Jabodetabek

Kawasan Terpadu
DPR Minta Kementerian PUPR Gunakan Bahan Baku Lokal untuk Infrastruktur

DPR Minta Kementerian PUPR Gunakan Bahan Baku Lokal untuk Infrastruktur

Konstruksi
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.