Rusunawa untuk 4.000 Pekerja di Batam

Kompas.com - 27/04/2012, 13:39 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Jumat (27/4/2012), meresmikan rumah susun sederhana sewa (rusunawa) di kawasan industri Kabil, Jalan Hang Kesturi, Batam. Presiden didampingi ibu Ani Yudhoyono meresmikan rusunawa seluas 10 hektare dengan jumlah bangunan sebanyak 20 blok masing-masing dibangun empat lantai dengan kamar tipe 27.

Rusunawa Kabil di Batam tersebut memiliki 10 menara dan mampu menampung 4.000 pekerja dengan setiap kamar memiliki fasilitas empat tempat tidur, empat lemari pakaian, kursi, kipas angin dan peralatan lainnya. Sarana umum di dalamnya meliputi sarana ibadah, pujasera, mini market, sarana olahraga, anjungan tunai mandiri, klinik dan apotik.

Rusunawa tersebut dibangun atas kerja sama Kementerian Perumahan Rakyat, Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi dan PT Jamsostek yang merupakan salah satu dari empat rusunawa yang diprogramkan oleh Jamsostek. Lokasi lainnya berada di kawasan Jababeka Cikarang, Lancang Kuning Batam dan Muka Kuning Batam.

Gubernur Kepulauan Riau Muhammad Sani dalam sambutannya mengatakan, pertumbuhan penduduk di Kepulauan Riau sudah sangat pesat, termasuk pelaksanaan sejumlah pembangunan, baik pembangunan infrastruktur, sarana perindustrian dan transportasi. Sementara itu, Menteri Tenaga Kerja dan Trasmigrasi Muhaimin Iskandar mengatakan, pihaknya terus melakukan sejumlah langkah untuk menciptakan hubungan industrial yang baik antara pekerja dan pengusaha.

Sebelumnya diberitakan, Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) menyatakan akan mendorong pembangunan rumah susun (rusun) di Batam. Pasalnya, selain untuk memenuhi kebutuhan perumahan bagi masyarakat dan pekerja, penjualan hunian vertikal tersebut juga bisa dimanfaatkan oleh orang asing yang bekerja di wilayah tersebut.



EditorLatief

Close Ads X