Lippo Bangun RS Pendidikan - Kompas.com

Lippo Bangun RS Pendidikan

Kompas.com - 02/08/2010, 08:15 WIB

TANGERANG, KOMPAS.com  – Siloam Hospitals Lippo Village (SHLV) Extension yang merupakan sarana rumah sakit umum dan pendidikan bertaraf internasional secara resmi dimulai pembangunannya.

Peresmian ini ditandai dengan acara ground breaking pada Sabtu (31/7/2010) lalu yang dihadiri Menteri Kesehatan Endang Sedyaningsih, wagub Banten Masduki, pendiri Lippo Group DR. Mochtar Riady dan  DR. James T. Riady,  CEO Siloam Hospitals Group dr. Gershu Paul serta CEO SHLV, dr. Andry.

“Sebagai bagian dari visi Siloam Hospitals untuk menjadi pilihan terpercaya untuk pelayanan kesehatan, pendidikan kesehatan, dan penelitian, maka misi Siloam Hospitals untuk memberikan kemudahan akses pelayanan kesehatan yang berkualitas dapat direalisasikan,” ungkap Andry dalam siaran pers yang diterima Kompas.com.

Seperti yang sudah berjalan, rumah sakit pendidikan ini berkolaborasi dengan Fakultas Kedokteran dan School of Nursing (SoN) Universitas Pelita Harapan (UPH), dan Mochtar Riady Institute of Nanotechnology (MRIN).  

Selain fungsi utama rumah sakit sebagai penyedia layanan kesehatan bagi masyarakat, Siloam Hospitals Lippo Village juga berfungsi sebagai rumah sakit pendidikan.

Hal ini menunjukkan Siloam Hospitals menyadari dan mendukung pentingnya ketersediaan tenaga-tenaga medis berkualitas dan handal untuk bisa melayani kebutuhan kesehatan masyarakat yang semakin meningkat. SHLV yang sudah memiliki akreditasi internasional dari JCI juga harus memenuhi berbagai persyaratan dan standar untuk bisa menjalankan fungsi sebagai rumah sakit pendidikan.

SHLV merupakan rumah sakit pertama di Indonesia yang menerima akreditasi dari Joint Commission International (JCI) yang berbasis di AS. Akreditasi JCI merupakan pengakuan standar dan kualitas taraf internasional yang diakui di seluruh dunia.

Terletak di kawasan  di kota mandiri Lippo Village  Tangerang, Banten, SHLV saat ini telah memiliki 250 buah tempat tidur, didukung oleh 202 dokter dan 370 perawat handal, serta dilengkapi dengan alat-alat kesehatan berteknologi mutakhir seperti DSCT, CathLab, MRI 3 Tesla dan teknologi lainnya.

Perluasan dengan total luas pembangunan 4.625 m2 yang diharapkan beroperasi pada kuartal kedua tahun 2011 akan berlokasi di area yang sama dan dilengkapi dengan 300 buah tempat tidur serta 10 ruangan konsultasi rawat jalan pada tahap awal.  (*)


EditorAsep Candra

Close Ads X