Reka-Reka Taman Tengah Mungil

Kompas.com - 05/10/2009, 14:47 WIB
Editor

KOMPAS.com - Masalah yang banyak dihadapi oleh pemilik rumah di kompleks perumahan adalah keterbatasan luas lahan. Keterbatasan luas ini seringkali memacu pemilik rumah untuk memanfaatkan setiap jengkal lahan yang dimilikinya menjadi ruangan. Dus, tak ada area terbuka tersisa di bagian belakang rumah. Hal ini menyebabkan sirkulasi udara dan ketersediaan cahaya bagi rumah sangat kurang, karena hanya ada satu bukaan, yaitu di bagian muka rumah.

Kurangnya bukaan di rumah menjadikan kesehatan penghuni dipertaruhkan. Selain pertimbangan kesehatan, tak adanya bukaan di bagian belakang rumah akan meniadakan ventilasi silang (cross ventilation). Hal ini membuat udara panas terjebak di dalam rumah dan kondisi menjadi kurang nyaman bagi penghuni.

Salah satu solusi untuk mengantisipasi udara panas yang terjebak adalah dengan membuat bukaan kecil di bagian tengah rumah. Mengapa di tengah? Karena umumnya, ruangan-ruangan yang tidak mendapat bukaan sebagai sumber cahaya dan udara berada di bagian tengah rumah (khususnya pada rumah dengan bentuk memanjang). 

Bukaan mungil di tengah rumah menjadikan sisa lahan di belakang masih bisa dimanfaatkan menjadi ruangan. Bukaan ini bisa Anda desain menjadi sebuah taman. Karena berupa taman—yang jelas tidak “menolak” jika tersiram air hujan—Anda bisa membuat model atap yang terbuka sehingga udara segar dan sinar matahari lebih leluasa masuk.

Ukuran yang kecil, bukanlah halangan bagi Anda untuk menyulap bukaan ini menjadi taman yang cantik. Sehingga, selain tujuan fungsional untuk mengalirkan udara segar dan sinar matahari tercapai, taman mungil di tengah rumah ini juga bisa menambah keindahan interior rumah. Berikut Anda bisa mencontek beberapa desain taman tengah ukuran mungil.

Aksen Dua Gentong

Taman tengah yang satu ini seluruh areanya dihabiskan menjadi kolam. Pemakaian air membantu menciptakan suasana lebih sejuk di dalam rumah. Untuk menambah kedinamisan kolam, pemilik menambahkan air terjun mungil yang dialirkan melalui gentong tanah liat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

 Lokasinya yang “terjepit” di tengah rumah, membuat taman tengah ini hanya mendapat sedikit sinar matahari. Karena itu, jenis tanaman yang dipakai sebaiknya yang tahan keteduhan. Tanaman hias daun akan menjadi pilihan yang baik. Selain pilihan tanaman, pemeliharaan kolam juga perlu diperhatikan benar, karena akan lebih mudah berlumut.

Mungil Dengan Batu Alam

Taman tengah ini benar-benar mungil. Ukurannya tak sampai 2m x 2m, namun tetap bisa menghadirkan sejuk dan gemericiknya elemen air. Dengan prinsip “kecil pun bisa tampil cantik”, air terjun dibuat dengan desain undak-undakan mungil. Konstruksi undak-undakan ini juga bermanfaat untuk menutupi instalasi pipa dan pompa air yang agak kurang sedap dipandang mata.

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.