Kompas.com - 04/06/2014, 08:04 WIB
|
EditorHilda B Alexander
JAKARTA, KOMPAS.com - PT Ciputra Development Tbk., (CTRA) mendulang pendapatan sepanjang tahun 2013 sebesar Rp 5,08 triliun. Pendapatan ini melonjak 53 persen dibandingkan dengan tahun 2012 senilai Rp 3,32 triliun. 

Lonjakan tersebut terutama berasal dari pertumbuhan penjualan kawasan perumahan. Seiring dengan pertumbuhan pendapatan, profit bersih juga meningkat 66 persen lebih tinggi ketinbang tahun lalu menjadi Rp 977 miliar dari sebelumnya Rp 589 miliar. 

Pendapatan dan laba bersih CTRA tahun ini diperkirakan meningkat sekitar 20 hingga 30 persen sebagai hasil atas penjualan tahun 2013 sebanyak 22 persen dari Rp 7,30 triliun menjadi Rp 8,94 triliun. Sementara untuk penjualan, CTRA menargetkan capaian Rp 10 triliun yang didukung proyek-proyek baru yang tersebar di Jakarta, Serang, Banten, Malang, Bali, Pontianak, dan Samarinda. 

Presiden Direktur PT Ciputra Development Tbk, Candra Ciputra, mengatakan, meskipun tahun 2014 kondisi ekonomi melambat akibat pengaruh pemilihan umum, kenaikan tingkat suku bunga, perubahan nilai tukar, dan belum pulihnya perekonomian global, namun tetap optimistis mampu membukukan pertumbuhan pendapatan dan laba bersih. 

"Setelah pemilihan presiden kami perkirakan akan kembali normal, meskipun tidak akan mengalami pencapaian pertumbuhan setinggi tahun 2011 atau 2012," ujar Candra kepada Kompas.com, Selasa (3/6/2014). 

PT Ciputra Development Tbk merupakan induk usaha dari PT Ciputra Property Tbk (CTRP) an PT Ciputra Surya Tbk. (CTRS). CTRP tengah mengerjakan Ciputra World 2 Jakarta, hotel Citradream di Bintaro, Yogyakarta, Semarang, Cirebon, Serpong, dan Bengkulu, serta proyek baru Ciputra International di Puri Indah Jakarta, dan Ciputra Beach Resort di Tabanan, Bali. 

Sementara CTRS tengah menggarap CitraLand Bagya City Medan, CitraLand GreenLake Surabaya, dan proyek-proyek baru di Jayapura. 

Candra mengatakan, untuk pengembangan proyek tahun 2014, CTRA mengalokasikan dana sebesar Rp 2 triliun sebagai belanja modal perseroan. Dana tersebut 80 persen berasal dari internal perusahaan, dan 20 persen pinjaman perbankan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.