"Daun Raksasa" di Sekolah Ramah Lingkungan - Kompas.com

"Daun Raksasa" di Sekolah Ramah Lingkungan

Kompas.com - 10/01/2013, 15:07 WIB

KOMPAS.com - Sekolah Panyaden terletak di hutan Chiang Mai, di utara Thailand. Sekolah ini mendidik murid-murid dari berbagai latar belakang dengan prinsip-prinsip Budha serta sensitivitas ekologi.

Namun, bukan hanya itu yang perlu mendapatkan perhatian lebih. Sekolah dengan kurikulum dua bahasa ini juga mendidik murid-muridnya mendalami topik-topik sosial dan kemanusiaan. Salah satu caranya adalah menanamkan sensitivitas terhadap keadaan lingkungan dengan cara memanfaatkan sumber daya alam setempat dan mengadopsi bentuk-bentuk alam pada bangunan sekolahnya.

"Sekolah terbuka" ini merupakan hasil karya 24H architecture, sebuah praktisi arsitektur asal Belanda. Sekilas, bangunan sekolah ini seperti berada di bawah daun raksasa.

Sebenarnya, sekolah ini terbuat dari material lokal. Bambu-bambu dari berbagai ukuran digunakan sebagai tiang penyangga yang menyambungkan seluruh struktur atap dengan pondasi batu di bawahnya. Sementara "daun raksasa" yang menutupi sekolah ini merupakan kanopi dengan rangka terbuat dari bambu.

Dinding kelas pun terbuat dari tanah yang dikompresi. Dinding ini memiliki "titik-titik" yang terbuat dari botol untuk memastikan adanya cahaya matahari masuk ke dalam ruangan.

Sebagai atap, sebuah kanopi berukuran besar menaungi ruangan-ruangan yang ada di bawahnya. Kanopi ini memberikan ruang bagi perputaran udara.

Bentuk serta material organik ini membuat para murid dan guru merasa lebih dekat dengan alam. Apalagi, keheningan dan keindahan alam sekitarnya masih terjaga di lingkungan sekolah ini. Sekolah ini juga tidak "dikepung" oleh lalu lintas ibukota, melainkan persawahan.

Agar hemat dan ramah lingkungan, sekolah ini juga memiliki sistem penyaringan air untuk mendaur ulang air hujan, ladang, serta mampu memproduksi biogas. Tak heran, sekolah ini menerima berbagai penghargaan berkelas internasional atas desain dan upaya keberlanjutan yang diusungnya. Salah satu penghargaan itu didapatkan untuk kategori keseluruhan dan sebuah penghargaan emas pada '2012 Design for Asia Awards' di Hong Kong.

Indonesia sendiri sebetulnya punya sekolah semacam ini. Sekolah dengan nama "Green School" saat ini sudah berdiri dan berfungsi di Bali (Baca: Di Tangan-tangan Kreatif, Bambu Menjadi Inspirasi).

 


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
    EditorLatief

    Close Ads X