Salin Artikel

Makin Banyak Digunakan, Aspal Plastik Lebih Murah dan Tahan Lama

Plastik juga telah digunakan dalam dunia otomotif yakni dalam industri mobil karena telah terbukti membuat mobil lebih ringan, lebih terjangkau, dan lebih hemat bahan bakar.

Menariknya plastik kini telah digunakan dalam pembuatan aspal, bahkan telah digunakan di konstruksi jalan di berbagai belahan dunia termasuk Indonesia, Inggris, Australia, hingga Los Angeles.

Aspal plastik pertama kali dikembangkan oleh sebuah perusahan asal Inggris, MacRebur.

Kehadiran aspal plastik diharapkan bisa mengganti aspal berbasis minyak bumi yang selama ini digunakan, yakni Bitumen.

Dikutip dari Advance Plastic Form, plastik yang digunakan dalam produksi aspal ini berasal dari material sampah plastik yang bisa didaur ulang seperti botol air minum, botol soda, dan kantong plastik sekali pakai.

Sebelum proses pembuatan dimulai, bahan-bahan plastik tersebut diurutkan berdasarkan struktur polimernya. Seperti kantong plastik di satu kelompok dan botol plastik di kelompok lain.

Masing-masing kategori plastik tersebut kemudian diproses menjadi pelet yang memiliki ketahanan dan kelenturan berbeda satu dengan yang lainnya.

Pelet-pelet plastik tersebut kemudian diolah dengan suhu tinggi dan masuk dalam proses penggilingan sehingga akan meleleh menjadi agregat dan bahan pengikat.

Untuk pembuatan aspal, biasanya digunakan material berupa batu dan semen atau sisa-sisa trotoar yang dihancurkan.

Seluruh material dihancurkan menggunakan mesin kemudian dicampur dengan plastik cair di lokasi konstruksi.

Tentu proses ini merupakan salah satu solusi untuk mengurangsi penggunaan sampah plastik yang masih menjadi masalah di berbagai negara.

Selain MacRebur, yang menggunakan metode ini di seluruh Inggris, Skotlandia, dan Australia, TechniSoil Industrial juga berinovasi menggunakan metode ini dan menerapkannya di California.

Aspal plastik merupakan alternatif yang lebih murah daripada menggunakan aspal konvensional. Penggunaanya pun bisa menghemat waktu karena bisa langsung didaur ulang saat hendak digunakan.

Keunggulan lainnya yakni lebih tahan lama daripada aspal campuran. Secara keseluruhan penggunaan plastik pada material jalan menghasilkan cara yang hemat biaya dan ramah lingkungan.

Namun, penggunaan plastik dalam aspal juga memicu kekhawatiran akan penyebaran mikroplastik dan polusi udara.

Apalagi pemanasan plastik sering kali dapat melepaskan asap beracun yang mengandung bahan berbahaya seperti PET dan PVC.

https://properti.kompas.com/read/2021/08/27/220000521/makin-banyak-digunakan-aspal-plastik-lebih-murah-dan-tahan-lama

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.