Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Agar Si Sulung dan Si Bungsu Mau Berbagi Nikmat Tidur

Kompas.com - 28/06/2011, 15:31 WIB

KOMPAS.com - Dua putra Anda, si sulung yang mulai bertambah usia mengeluh tak mau lagi bila harus berbagi kasur dengan si bungsu yang baru saja belajar tidur tanpa orangtua. Sementara untuk menambah kamar anak lagi rasanya tidak mungkin, karena Anda tidak atau belum merancang anggarannya sebagai pengeluaran rumah tangga.

Jangan khawatir. Bagaimana jika masalah ini Anda selesaikan dengan membeli ranjang susun atau akrab disebut dengan tempat tidur bertingkat?

Seperti namanya, ranjang ini merupakan dua ranjang yang disusun vertikal. Selain menghemat tempat dan jumlah kamar tidur anak di dalam rumah yang cenderung sempit, ranjang seperti ini dapat juga mengatasi permasalahan yang dikeluhkan si sulung.

Tempat tidur tingkat memang banyak ragamnya. Ada didesain secara sederhana dengan paduan warna-warni, bunk bed yang ditambah dengan laci-laci penyimpan, lemari, bahkan meja belajar.

Namun, untuk memilih produk ranjang susun, hal patut Anda cermati adalah tingkat keamanannya. Sebaiknya, pilih yang memiliki pengaman, khususnya di ranjang bagian atas, karena di saat tidur terkadang anak sulit mengontrol gerak badannya.

Anak yang tidur di ranjang bagian atas pun sebaiknya yang berusia di atas lima tahun. Hal ini mengingat kontrol keseimbangan tubuhnya lebih baik ketimbang anak usia di bawahnya.

Bila ingin menghemat anggaran, pilihlah tempat tidur tingkat yang didesain knock down dan tahan lama. Dengan desain knock down, ranjang atas bisa diturunkan menjadi tempat tidur baru kalau ada sesuatu keperluan atau perubahan dan Anda tidak punya dana lagi. Sementara itu, desain yang tahan lama bisa digunakan sampai anak-anak kelak tumbuh dewasa.

Jangan lupa, ketika mereka tidur bersama dalam satu kamar, Anda juga perlu memberikan pengertian kepada sulung dan bungsu akan pentingnya berbagi.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com