"Edu Town" di BSD, SGU dan Prasetiya Mulya Beroperasi 2010

Edu Town BSD City secara bertahap mulai terwujud. Swiss German University (SGU) dan Prasetiya Mulya Business School akan beroperasi tahun 2010.
Selasa, 3/11/2009 | 16:52 WIB

SERPONG, KOMPAS.com — Pengembang BSD mulai mewujudkan kota mandiri di kawasan Serpong ini menjadi kota pendidikan. Konsep "Edu Town BSD City" ini secara bertahap mulai terealisasi setelah perguruan tinggi swasta internasional Swiss German University (SGU) dan sekolah bisnis terkemuka Prasetiya Mulya Business School membangun kampus baru di kawasan ini. Keduanya direncanakan beroperasi tahun 2010.

Kehadiran kedua universitas tersebut menunjukkan kepercayaan kepada PT BSD Tbk untuk bisa menghadirkan Edu Town sebagai kawasan pendidikan ternama di Indonesia. Hadirnya dua universitas tersebut memperpanjang daftar sekolah dan perguruan tinggi yang telah ada di BSD City. Hingga saat ini, lebih dari 70 lembaga pendidikan formal telah beroperasi di BSD City.

Edu Town yang memiliki lahan seluas lebih kurang 40 hektar dipersiapkan menjadi pusat pendidikan dan proyek penelitian serta riset ilmiah. Kawasan tersebut dikembangkan dengan konsep yang mengintegrasikan gedung-gedung universitas dan sekolah berstandar internasional dengan asrama, communal park, dan commercial center. Di Edu Town BSD City, mahasiswa dan pelajar dapat merasakan lingkungan kampus yang hijau dan modern guna mendorong kreativitas, inovasi, dan pendekatan yang memacu semangat belajar.

“Kehadiran Pusat Pendidikan dan Riset Edu Town bertujuan agar BSD City menjadi Kota Pendidikan Terbaik atau Township of Educational Excellence di Indonesia,” kata Presiden Direktur PT BSD Tbk Harry B Hartanto belum lama ini.

SGU merupakan universitas pertama yang akan segera beroperasi di Edu Town BSD City. Kampus SGU dibangun di atas lahan seluas lebih kurang 10 hektar. Selain gedung perkuliahan berkualitas, lahan parkir yang luas, pedestrian, kantin dan fasilitas pelengkap lainnya, seperti rektorat, auditorium, sport hall, fasilitas olahraga lainnya, kampus baru SGU juga akan dilengkapi berbagai laboratorium layaknya universitas terkemuka di mancanegara dengan kualitas pendidikan bertaraf internasional.

Kampus kedua yang hadir di Edu Town adalah Prasetiya Mulya Business School (PMBS). Sekolah bisnis berstandar internasional terkemuka di Indonesia itu akan membuka kampus seluas lima hektar di Edu Town BSD City. Menurut rencana, kampus PMBS di Edu Town BSD City ini akan resmi beroperasi pada tahun 2010 atau setahun setelah pemancangan tiang pertama dilakukan pada 7 Mei 2009.

Pembangunan kampus PMBS Edu Town BSD City seluas sekitar lima hektar akan dilakukan secara bertahap. Pada tahap pertama akan dibangun berbagai fasilitas yang dirancang untuk memberikan kenyamanan belajar bagi para mahasiswa. Selain bangunan seluas 9.000 meter persegi, termasuk gedung oval empat lantai yang di dalamnya terdapat perpustakaan bisnis modern seluas 1.300 meter persegi, kantor, ruangan serbaguna dan kafetaria, juga akan dibangun gedung kembar empat lantai yang terdiri dari kelas-kelas amphitheater dan laboratorium.

Fasilitas lain yang akan hadir dalam tahap pertama adalah multisport, courtconvenient store, mushalla, koneksi wi-fi internet di seluruh kampus, Entrepreneurship Development Centre, ruang kegiatan mahasiswa, dan fasilitas parkir. Semua fasilitas tersebut akan digunakan untuk jenjang S1 mulai tahun ajaran 2010.

Keberadaan Edu Town dengan perguruan-perguruan tinggi berkualitas di dalamnya akan semakin menambah daftar fasilitas pendidikan yang ada di BSD City. Ini sekaligus membuktikan bahwa BSD City tidak sekadar membangun, tetapi juga selalu berusaha memberikan kehidupan yang berkualitas bagi para penghuninya.

KSP

Editor: ksp

0
Nilai 3.5 A A A
fsuyapno @ Rabu, 11 November 2009 | 19:44 WIB
.... kalau rumah percontohan masih lumayan qualitasnya tapi bangungan-2 lanjutnya, finishing... ampun, ambur adul... mentereng luarnya.... bener maintenance nool besar bah!
prihatin @ Jumat, 6 November 2009 | 12:46 WIB
maaf saja,orang indonesia memang jago membuat konsep dan membangun..tapi utk maintenance..nol besar..belum lagi harga yang mahal tak terjangkau...............
iwan tjhahjadi @ Jumat, 6 November 2009 | 10:31 WIB
Benar,buktinya BSD junction yang katanya dulu punya konsep yang bagus tapi sekarang cuma untuk jualan keramik terus bagaimana nasib yang sudah membeli kios lt 2 ,3 karena untuk buka pasti rugi dikarenakan tidak adanya daya tarik .
penghuni BSD @ Jumat, 6 November 2009 | 09:21 WIB
kalo fasilitasnya cuman buat kalangan berduit tinggi ngak usah diomongin deh, fasilitas memang menunjang tapi ngak menjamin anak kita bisa jadi cerdas secara fikiran dan hati, yang ada sekarang juga udah pada kemahalan banget, apalagi yang baru nanti dijamin maaahaaaallllll baaangggeeettt, ngak kejangkau !!!!!!!!
hendra @ Kamis, 5 November 2009 | 08:51 WIB
Bukit golf BSD sepertinya tidak diurus, ada rumah setengah jadi dibiarkan menjadi sesuatu yang merusak pemandangan, pada hal bukit golf BSD termasuk area elitnya BSD. Promosi mengenai kehebatan BSD boleh aja, tetapi rumah yang terbengkalai tolong diurus terlebih dahulu, supaya tidak merusak citra BSD sebagai green city.
9 Komentar
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
mp-ws-04