BNI Pertimbangkan Turunkan Suku Bunga

Sabtu, 7/2/2009 | 15:44 WIB

JAKARTA, SABTU - BNI akan mempertimbangkan penurunan suku bunga banknya menyusul adanya penurunan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI Rate) menjadi 8,25 persen.

Menurut Direktur Utama BNI Gatot M Suwondo, pihaknya telah menurunkan suku bunga deposito sebesar 0,5 persen tahun 2008 lalu. Sedangkan untuk suku bunga kredit juga turun antara 0,5-1 persen.

"Kami sudah duluan turunnya tetapi kami tetap menjaga margin dulu," kata Gatot, usai peluncuran BNI Hasanah Card, di JCC, Jakarta, Sabtu (7/2).

Gatot memperkirakan BI Rate akan berada di kisaran 7-8 persen untuk periode 2009 . Untuk suku bunga kredit, menurutnya akan sulit turun melihat penurunannya yang sudah cukup banyak. Namun, untuk suku bunga doposito diperkirakan masih bisa turun 0,5 persen lagi.

"Kami harus menjaga bunga likuiditas karena kalau kami turun dan bank lain tidak bagiamana? Bisnis harus ada profit juga.Tetapi, kami tetap ingin menurunkan agar memfasilitasi sektor riil," ujarnya.

 

ANI

0
A A A
yanto @ Sabtu, 7 Februari 2009 | 17:45 WIB
BNI harus ikuti regulasi dari BI dalam hal menurunkan suku bunga.semua perbankan mengacu pada BI sebagai pengawas dan pelindung bagi dunia perbankan.saya yakin apabila BNI tidak mengikuti regulasi dari BI,banyak para kreditur yang tidak bisa membayar kewajibannya dan ini akan menimbulkan non peforming loan(NPL)
1 Komentar
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
mp-ws-02