Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bendungan Margatiga Bakal Suplai Irigasi Lumbung Pangan Nasional

Kompas.com, 8 Juli 2021, 12:00 WIB
Suhaiela Bahfein,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Konstruksi Bendungan Margatiga di Kabupaten Lampung Timur, Provinsi Lampung ditargetkan tuntas akhir tahun ini.

Hingga kini, progres pembangunan Bendungan Margatiga telah mencapai 75,05 persen.

Bendungan Margatiga dibangun demi meningkatkan jumlah tampungan air dan mendukung lumbung pangan nasional di Provinsi Lampung.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, pengelolaan sumber daya air dan irigasi akan dilanjutkan dalam rangka mendukung produksi pertanian berkelanjutan.

"Dengan demikian, pembangunan bendungan yang diikuti jaringan irigasi dengan biaya besar dapat bermanfaat karena airnya dipastikan mengalir sampai ke sawah-sawah milik petani," tutur dia dikutip dari laman Kementerian PUPR, Kamis (08/7/2021).

Bendungan Margatiga memiliki kapasitas tampung 42,31 juta meter kubik di hilir Sungai Way Sekampung.

Salah satu proyek strategis nasional (PSN) ini diproyeksikan akan mengairi lahan irigasi seluas 16.588 hektar.

Selain itu, juga dapat dimanfaatkan sebagai penyedia air baku di Lampung Timur sebesar 0,80 meter kubik per detik.

Margatiga merupakan bendungan tipe urugan dengan ketinggian mencapai 28,75 meter, panjang puncak 321,76 meter, dan lebar puncak 7 meter.

Baca juga: Pembangunan Bendungan Lau Simeme Dikebut

Adapun Bendungan Margatiga memiliki genangan seluas 2.222,08 hektar.

Kementerian PUPR melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung Direktorat Jenderal (Ditjen) Sumber Daya Air (SDA) telah memulai pembangunan Bendungan Margatiga sejak tahun 2017.

Konstruksi bendungan dikerjakan oleh PT Waskita Karya (Persero) Tbk dan PT Adhi Karya (Persero) Tbk dengan skema kerja sama operasi (KSO) sebesar Rp 846 miliar.

Sedangkan untuk pekerjaan supervisi dilaksanakan oleh PT Yodya Karya (Persero) dan PT Wiratman dengan skema KSO.

Selain Bendungan Margatiga, Kementerian PUPR juga membangun bendungan lain di Provinsi Lampung yaitu Bendungan Way Sekampung.

Dengan kapasitas tampung 68 juta meter kubik ini dimanfaatkan untuk penyediaan air irigasi Daerah Irigasi (DI) Sekampung seluas 55,373 hektar dan pengembangan daerah irigasi rumbia extension dengan potensi luas 17.334 hektar.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau