Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tampilan Rumah Tambah Cantik dengan Dekorasi Bunga

Kompas.com, 23 Juli 2020, 13:00 WIB
Suhaiela Bahfein,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Hampir semua orang sepakat bahwa mendekorasi rumah dengan bunga adalah cara termudah untuk menambah warna dan mencerahkan rumah di setiap sudut ruangan.

Dengan cara mudah ini, rumah akan tampak menarik dengan seketika. Asalkan, pemilihannya tepat dilakukan.

Pemilik toko bunga pernikahan Kerajaan Inggris Philippa Craddock membagikan tips bagaimana cara menyiasati bunga agar tetap indah dan menciptakan pengaturan yang sempurna di rumah Anda.

Baca juga: 3 Langkah Ciptakan Interior Istimewa dengan Galeri Dinding

Berikut ini Kompas.com rangkum tiga tips yang diberikan Craddock untuk membuat bunga tampak menarik di dalam rumah.

1. Pertimbangkan aroma bunga

Mencium aroma bunga.vladimirfloyd - Fotolia/dreamastromeanings.com Mencium aroma bunga.

Menurut Philippa, pilihlah bunga-bunga dengan aroma yang segar sehingga dapat dinikmati wewangiannya oleh seluruh keluarga.

Sebaiknya, jangan memilih varietas wangi yang pekat seperti bunga jenis allium.

Memang, bunga jenis allium memiliki warna yang bagus, namun aromanya kurang tepat untuk diletakkan di rumah.

2. Pilih bunga berwarna putih dan hijau

Ilustrasi bunga berwarna putih.housepitalitydesigns.com Ilustrasi bunga berwarna putih.

Untuk menciptakan ruangan yang indah dengan tambahan bunga, sebaiknya pilihlah warna-warna bunga yang dapat masuk ke seluruh sudut rumah seperti, putih dan hijau.

Baca juga: Ternyata, 3 Masalah Sepele Ini Bikin Rumah Tampak Sempit

Kedua warna tersebut tak hanya bersifat sangat lembut, tapi juga memberikan kesan yang elegan sehingga menambah kesan minimalis pada rumah.

Anda bisa memilih untuk meletakkan kedua warna itu di kamar maupun di ruang tamu.

3. Siapkan batang bunga

Setelah memilih warna bunga yang tepat, selanjutnya Anda harus membuang daun dari bagian bawah batang bunga.

Letaknya pada setiap bagian di bawah garis air dalam vas. Kemudian, potong batang bunga, untuk meningkatkan luas permukaan penyerapan air maksimum.

Selanjutnya, jangan lupa untuk masukkan ke dalam air tawar untuk didiamkan.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau