Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Selama 7 Hari, Tol Trans-Sumatera Dilintasi 310.000 Kendaraan

Kompas.com, 25 Mei 2020, 16:20 WIB
Rosiana Haryanti,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Hutama Karya (Persero) mencatat, selama satu minggu hingga Hari Raya Idul Fitri pada Minggu (24/5/2020) sebanyak 310.000 kendaraan melintas di Jalan Tol Trans-Sumatera.

Executive Vice President Divisi Operasi dan Pemeliharaan Jalan Tol Hutama Karya J Aries Dewantoro mengatakan, angka ini merupakan akumulasi dari arus kendaraan yang masuk dan keluar melalui beberapa Gerbang Tol (GT).

Gerbang-gerbang tersebut adalah GT Bakauheni Selatan di ruas tol Bakauheni-Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung (Terpeka).

Kemudian GT Palembang dan GT Indralaya di ruas tol Palembang-Indralaya (Palindra). Lalu GT Binjai dan GT Helvetia di ruas tol Medan-Binjai (Mebi) dan GT Pekanbaru di ruas tol Pekanbaru-Dumai (Permai) Seksi 1.

Baca juga: Dalam Sepekan, Total 465.000 Kendaraan Meninggalkan Jakarta

Aries menambahkan, peningkatan kendaraan paling signifikan terjadi pada Senin (18/5/2020), di mana sebanyak 45.980 unit melintasi jalan bebas hambatan ini.

Volume trafik menjelang dan selama Idul Fitri 2020 mengalami penurunan dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dok. Hutama Karya Volume trafik menjelang dan selama Idul Fitri 2020 mengalami penurunan dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Angka ini meningkat 10.431 kendaraan dibandingkan dengan hari sebelumnya yakni hanya 35.549 kendaraan.

Menurutnya, lonjakan arus tersebut merupakan yang tertinggi selama seminggu sebelum Lebaran. Apalagi lalu lintas harian rata-rata hanya sekitar 1.000-2.000 kendaraan per hari.

Namun volume kendaraan justru mengalami penurunan signifikan jelang Hari H Lebaran. Pada Sabtu (23/5/2020) tercatat hanya 24.454 kendaraan yang melintas.

Volume ini berkurang sebanyak 12.608 unit dibandingkan hari sebelumnya yaitu 37.062 kendaraan.

Turun dibanding tahun 2019

Tahun lalu, Hutama Karya mencatat dalam kondisi normal, total kendaraan yang melintas selama seminggu menjelang Lebaran dan pada hari H sebanyak 535.138 unit. 
Dok. Hutama Karya Tahun lalu, Hutama Karya mencatat dalam kondisi normal, total kendaraan yang melintas selama seminggu menjelang Lebaran dan pada hari H sebanyak 535.138 unit.
Aries mengungkapkan, meski ada lonjakan, namun volume trafik menjelang dan selama Idul Fitri 2020 mengalami penurunan dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Tahun lalu, Hutama Karya mencatat dalam kondisi normal, total kendaraan yang melintas selama seminggu menjelang Lebaran dan pada hari H sebanyak 535.138 unit.

"Jumlah tersebut masih dalam kondisi tol Terpeka fungsional dan tol Pekdum Seksi 1 belum difungsionalkan," ujar Aries dalam keterangan tertulis kepada Kompas.com, Senin (25/5/2020).

Penurunan itu disebut merupakan salah satu dampak dari Covid-19 dan kebijakan Pemerintah agar masyarakat tidak melakukan aktivitas mudik selama hari raya.

Aries juga menuturkan bahwa pada tahun ini perusahaan menerapkan protokol pencegahan Covid-19.

Hasilnya, sebanyak 561 dari 10.434 kendaraan tidak lolos aturan saat diperiksa di check point dan pos penyekatan di GT Bakauheni Selatan tol Bakter dan GT Kayu Agung tol Terpeka.

Sesuai aturan, maka kendaraan tersebut diputarbalikkan ke daerah asalnya.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau