JAKARTA, KOMPAS.com - Komponen interior rumah yang tak kalah penting untuk ditata sedemikian rupa adalah lantai.
Tanpa adanya lantai tentunya Anda tak akan bisa berjalan dengan nyaman di dalam rumah.
Di samping itu, lantai juga berfungsi memperindah ruangan. Pilihlah lantai yang sesuai untuk rumah Anda.
Melansir dari AZ Big Media, berikut 3 tips yang harus Anda lakukan sebelum memilih lantai yang tepat untuk rumah Anda.
1. Pilih warna lantai
Sebelum menentukan motif atau material lantai, Anda harus menentukan warna lantai yang sesuai.
Warna lantai dapat menentukan kepribadian Anda tentunya. Ada baiknya Anda menggunakan warna-warna hangat seperti coklat.
Namun, Anda juga harus menyesuaikan dengan furnitur di rumah. Jika furnitur di rumah sudah berwarna hitam gelap, ada baiknya Anda memilih warna netral.
2. Pilih motif lantai
Tak hanya pemilihan jenis dan warna, Anda juga dituntut untuk memperhatikan pemilihan motif lantai.
Jika desain interior di rumah Anda sudah sangat mencolok, sebaiknya jangan memilih motif lantai yang juga mencolok.
Baca juga: Ini Tren Desain Interior 2020
Hal ini dapat membuat rumah Anda terkesan sangat berantakan. Jadi, gunakan motif netral yang tak terlalu mencolok untuk menyeimbangkan ruangan.
3. Pilih material lantai
Setelah memilih motif lantai, sekarang saatnya Anda memilih material lantai. Ada banyak material lantai yang bisa Anda pilih seperti keramik, granit, maupun kayu.
Jika menyukai interior rumah layaknya di pedesaaan, Anda bisa memilih opsi lantai yang terbuat dari kayu.
Setelah menentukan material lantai, Anda bisa menentukan lantai yang cocok untuk diaplikasikan di rumah.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.
Artikel ini telah masuk Arsip. Berlangganan untuk membacanya kembali kapan saja.