JAKARTA, KOMPAS.com - Banjir yang baru-baru ini melanda kawasan Jabodetabek perlahan kian surut.
Dampak dari banjir tak hanya melenyapkan barang-barang berharga namun juga membuat rumah kotor dipenuhi lumpur.
Sebagian dari Anda mungkin akan sulit membersihkan kotoran lantai pasca banjir. Namun, Anda tak perlu khawatir.
Melansir dari Reader's Digest, berikut rangkuman tiga cara mudah membersihkan lantai kotor pasca banjir.
1. Gosok lantai dengan larutan pembersih
Jika permukaan lantai sangatlah kotor seperti dipenuhi dengan lumpur, Anda bisa menambahkan deterjen dan seperempat cangkir amonia ke dalam ember berisi air hangat.
Kemudian, gosok kedua larutan tersebut di permukaan lantai dan sikat menggunakan kain nilon kaku.
Sebaiknya, jangan pernah menggunakan sikat logam seperti serat logam yang bisa menempel pada lantai dan mengakibatkan lantai justru berkarat.
Jika masih belum bisa menghilangkan lumpur tersebut, Anda dapat menambahkan trisodium fosfat atau TSP ke dalam air pencuci. Setelah itu, bilaslah dengan air dan biarkan sampai kering.
2. Gunakan pemutih pada lantai
Setelah menggunakan larutan pembersih, gunakanlah pemutih pada lantai yang terkena lumpur.
Hal tersebut harus dilakukan karena, setelah membersihkan lantai yang terkena lumpur belum sepenuhnya bersih, masih ada banyak jamur yang menempel.
Baca juga: Cara Membersihkan Rumah Setelah Kebanjiran
Untuk menghilangkan pertumbuhan jamur di lantai rumah, Anda bisa campurkan satu sampai dua sendok cairan pemutih pada seliter air dan masukkan pada botol semprot.
Setelah itu, semprotkan lantai maupun dinding dengan larutan dan gosok dengan sikat berbulu nilon.
3. Tambahkan bubuk pemutih lantai
Setelah menambah pemutih pada lantai dari kotornya lumpur akibat banjir, Anda juga perlu menambahkan bubuk pemutih lantai.
Karena, setelah Anda membersihkan, lantai masih berbau. Untuk itu, taburkan kapur klorinasi.
Kemudian, biarkan bubuk pemutih lantai saja menyerap selama sehari penuhi. Esoknya, sapu lantai dan buang sisa kotoran di lantai rumah Anda.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.
Artikel ini telah masuk Arsip. Berlangganan untuk membacanya kembali kapan saja.