JAKARTA, KOMPAS.com - Pembangunan Tol Balikpapan-Samarinda sepanjang 99,35 kilometer terus dikebut. Jalan berbayar yang menjadi cikal bakal jalan bebas hambatan pertama di Kalimantan tersebut ditargetkan selesai akhir 2019.
Saat ini, pekerjaan konstruksi pembangunan untuk kelima seksinya sudah mencapai 90,19 persen.
Secara rinci, untuk konstruksi Seksi I ruas Balikpapan–Samboja sepanjang 22,03 kilometer dan Seksi V ruas Balikpapan-Sepinggan sepanjang 11,09 kilometer sudah mencapai 92,91 persen.
Sementara, Seksi II ruas Samboja–Muara Jawa sepanjang 30,98 kilometer, Seksi III Muara Jawa–Palaran sepanjang 17,50 kilometer, dan Seksi IV Palaran–Samarinda sepanjang 17,95 kilometer telah mencapai 92,51 persen.
Baca juga: BPJT Tunggu Usulan Perpanjangan Tol Balikpapan-Samarinda-Bontang
"Pembangunan Tol Balikpapan–Samarinda Seksi I hingga Seksi V diharapkan dapat dioperasikan pada akhir tahun 2019. Total biaya investasi pembangunan jalan tol ini yaitu mencapai sebesar Rp 9,97 triliun," kata Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Danang Parikesit, dalam keterangan tertulis, Selasa (2/7/2019).
Setelah beroperasi, tol ini diharapkan dapat memangkas biaya logistik pendistribusian barang dan jasa yang semakin cepat antar kedua kota tersebut.
Perjalanan antara wilayah Balikpapan dan Samarinda dari waktu semula dapat menghabiskan waktu 3 jam, nantinya dapat ditempuh hanya dengan waktu 1 jam.
Di samping itu, jalan tol ini diharapkan juga bakal menciptakan kawasan perekonomian baru di Pulau Kalimantan yang sekaligus mendorong pertumbuhan kawasan tersebut menjadi semakin lebih baik dan berkembang.
"Jalan tol Balikpapan-Samarinda akan menjadi pendukung pengembangan sektor kawasan-kawasan industri yang bergerak di sektor kelapa sawit, batubara, migas, dan pertanian," ucapnya.
"Nantinya kawasan yang dilintasi jalan tol ini semakin meningkatkan mutu pembangunan kedepan, serta kehadiran jalan tol ini dapat menjadi kebanggan bagi masyarakat Kalimantan," imbuh Danang.
Selanjutnya, Jalan Tol Balikpapan–Samarinda juga menjadi akses penghubung Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman, Sepinggan.
Akses menuju bandara ini dapat ditempuh dalam waktu 15-20 menit dengan melewati Seksi V ruas Balikpapan–Sepinggan yang hanya berjarak sekitar 8 kilometer dari bandara tersebut.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.
Artikel ini telah masuk Arsip. Berlangganan untuk membacanya kembali kapan saja.