Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Biaya dan Waktu, Masalah Utama Renovasi "Venue" Asian Games

Kompas.com, 9 Agustus 2018, 19:07 WIB
Erwin Hutapea,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Renovasi Stadion Gelora Bung Karno (GBK) Senayan dan semua venue menghadapi dua masalah utama.

Menurut Direktur Bina Penataan Bangunan Ditjen Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Iwan Supriyanto, kedua masalah itu adalah biaya dan waktu.

Biaya total yang diperlukan untuk renovasi itu sekitar Rp 3,7 triliun dan harus diselesaikan dalam dua tahun.

Baca juga: Renovasi Venue Asian Games, Lompatan Besar Sejarah Bangsa

"Masalahnya soal budget dan waktu. Biayanya Rp 3,7 triliun untuk di Jakarta, Palembang, dan Jawa Barat," kata Iwan Supriyanto, Kamis (9/8/2018) di Jakarta.

Dia menuturkan, pihaknya bersama para arsitek dan kontraktor harus menghadapi berbagai tantangan dalam melakukan renovasi itu.

Mulai dari perencanaan, penentuan metode konstruksi, hingga pelaksanaannya harus selesai sesuai waktu yang ditargetkan.

Jelang diresmikan Presiden Joko Widodo, Stadion Utama GBK Senayan diguyur hujan, Minggu (14/1/2018).Arimbi Ramadhiani/Kompas.com Jelang diresmikan Presiden Joko Widodo, Stadion Utama GBK Senayan diguyur hujan, Minggu (14/1/2018).
"Ini pengalaman bagi kami dari PUPR, arsitek, dan kontraktor. Ibaratnya kami harus lari kencang, tapi enggak boleh jatuh," ujar Iwan.

Kadang kala, lanjut dia, ada perbedaan pendapat di antara pihak-pihak yang terlibat itu.
Sebagai contoh, di satu sisi kontraktor menginginkan proses renovasinya berjalan dengan cepat.

Namun, di sisi lain arsitek ingin membuat karya yang berkualitas, tetapi perlu waktu yang lebih lama.

"Kontraktor inginnya cepat, tapi arsitek ingin bikin suatu masterpiece. Itu juga yang jadi kendala," ucapnya.

Selain itu, tantangan lainnya yakni pemenuhan kebutuhan terkait hiburan.
Sebab, pertandingan olahraga saat ini juga dikemas sekaligus menjadi pertunjukan hiburan. Istilahnya dikenal sebagai sportainment.

"Kan sekarang itu sportainment, jadi harus memenuhi standar broadcast. Prinsipnya harus performance based, misalnya tata lampu, AC, dan tata letak kursi penonton," imbuhnya.

Foto udara dipenghujung senja kompleks Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Selasa (26/12/2017), yang masih terus dikebut pengerjaan renovasinya supaya selesai sebelum event Asian Games 2018 dimulai. KOMPAS/WAWAN H PRABOWO Foto udara dipenghujung senja kompleks Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Selasa (26/12/2017), yang masih terus dikebut pengerjaan renovasinya supaya selesai sebelum event Asian Games 2018 dimulai.
Mengenai biaya yang dihabiskan untuk renovasi secara keseluruhan sekitar Rp 3,7 triliun itu, tambah Iwan, juga menjadi tantangan agar bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya.

Mereka harus mencukupkan pembiayaan renovasi itu dengan hasil maksimal yang memenuhi standar internasional, baik untuk venue yang baru dibangun maupun yang diperbaiki.

"Biaya konstruksi juga jadi tantangan besar. Bangunan yang direnovasi itu ada yang sifatnya continuity dan ada yangg berubah," ujarnya.

Namun, dengan kerja sama yang solid dari semua pihak, lanjutnya, semua venue bisa selesai direnovasi 30 hari sebelum Asian Games 2018 dimulai.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.

Baca tentang


Terkini Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau