JAKARTA, KOMPAS.com - Peletakkan kontainer tiket di sepanjang Jalan Pintu Satu, Kompleks GBK Senayan, dipastikan hanya sementara. Kontainer tersebut akan dipindahkan setelah Asian Games 2018 selesai.
Direktur Bina Penataan Bangunan Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR Iwan Suprijanto mengatakan, kontainer tersebut berfungsi sebagai tempat penukaran tiket yang telah dibeli sebelumnya secara daring atau online.
"Jadi, tiket yang dibeli online akan ditukar ke gelang untuk masuk ke GBK. Cuma, agar setelah Asian Games tidak rusak, penempatan dudukannya diatur," kata Iwan di Jakarta, Senin (6/8/2018).
Baca juga: Selasa Besok, Semua Venue Asian Games akan Diresmikan Presiden
Panitia penyelenggara Asian Games 2018, Indonesia Asian Games 2018 Organizing Committee (Inasgoc), sebelumnya juga telah meminta maaf bila kehadiran kontainer tersebut mengganggu kelancaran arus pejalan kaki dan kelompok difabel.
Iwan pun memastikan kontainer tersebut akan dicopot setelah Asian Games selesai digelar pada 2 September mendatang.
"Iya sementara (sifatnya)," kata dia.
Baca juga: Konter Tiket Asian Games Ditempatkan di Trotoar dan Halangi Jalur Sepeda
Iwan menambahkan, sebelumnya peletakkan kontainer ini sempat tidak rapi. Namun, pihaknya telah meminta agar kontainer tersebut dirapihkan, sehingga memudahkan proses penukaran tiket.
Selain itu, selama penyelenggaraan Asian Games, jalur di sepanjang koridor Pintu Satu Senayan akan ditutup sementara. Baik pengguna sepeda maupun kelompok difabel tidak akan bisa melewati jalur tersebut.
"Sejak tanggal 14 Agustus nanti jalur itu ditutup. Sepeda atau difabel akan ditutup," tuntasnya.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.
Artikel ini telah masuk Arsip. Berlangganan untuk membacanya kembali kapan saja.