Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Gunakan Gipsum, Ini Trik Simpel Mengubah Tampilan Interior!

Kompas.com, 6 Juni 2018, 16:00 WIB
M Latief

Editor

KOMPAS.com - Renovasi rumah dalam rangka menyambut hari besar keagamaan seperti Idul Fitri, tahun baru, natal, hingga imlek sudah menjadi tren lama di kalangan masyarakat Indonesia. Kebetulan sepekan lagi Idul Fitri tiba, dan banyak orang bersiap menggunakan momentum ini untuk membuat cantik dan nyaman rumahnya.

Bukan apa-apa. Idul Fitri atau lebaran adalah saat yang paling dinantikan umat muslim sedunia untuk menjalin silaturahim dengan tetangga, keluarga, sahabat, hingga rekan kerja. Pada momen inilah biasanya pemilik rumah menggelar open house sehingga butuh rumahnya berubah rapi, cantik, bersih, dan segar untuk menyambut kedatangan tamunya. 

Untuk mewujudkan upaya itu, banyak cara dilakukan orang dalam merenovasi rumahnya. Namun, beberapa hal utama yang kerap dilupakan adalah pemilihan bahan bangunan yang tepat dan bisa memenuhi kriteria seperti cepat, mudah diaplikasikan, mendukung kreativitas dan estetika, memangkas waktu pengerjaan, serta aman bagi kesehatan dan ramah lingkungan.

Salah satu contohnya adalah renovasi plafon atau dinding partisi. Salah satu cara yang simpel namun bisa menuai sentuhan seni istimewa adalah mengubah tampilan plafon atau langit-langit pada atap rumah sesuai cita rasa diinginkan.

"Karena, hanya dengan mengubah plafon pemilik rumah bisa memberi tampilan berbeda dan memukau interior rumahnya," ujar Siew Yee Won, Direktur Pemasaran Saint-Gobain Gyproc Indonesia, Rabu (6/8/2018).

Dibandingkan dengan material lainnya, selain bisa menciptakan sentuhan berbeda terhadap keseluruhan interior, plafon gipsum cepat dalam pengerjaannya. Plus, bisa memberikan hasil akhir lebih rapi, mereduksi panas, bahkan beberapa produk bisa memperbaiki kualitas udara di dalam ruangan.

"Banyak varian produk yang dapat mengakomodasi berbagai kebutuhan dan keinginan orang untuk membuat indah arsitektur rumahnya. Estetika bukan lagi satu-satunya penentu, di luar produk standar, kami juga punya Gyptone Big yang tidak hanya berfungsi sebagai estetika tetapi juga memberikan penyerapan suara secara ideal. Ini bisa memberikan nuansa visual berbeda di dalam dinding dan plafon rumah," jelas Yee Won.

Salah satu cara yang simpel namun bisa menuai sentuhan seni istimewa adalah mengubah tampilan plafon atau langit-langit pada atap rumah sesuai cita rasa diinginkan. Dok Saint-Gobain Gyproc Salah satu cara yang simpel namun bisa menuai sentuhan seni istimewa adalah mengubah tampilan plafon atau langit-langit pada atap rumah sesuai cita rasa diinginkan.
Mengubah sudut ruangan

Untuk merenovasi rumah, selain memodifikasi plafon, pemilik rumah juga dapat mengutak-atik ruangan dengan menambahkan dinding partisi yang dapat didesain sedemikian rupa demi menyesuaikan kebutuhan.

Untuk itu, menurut Yee Won, siapa pun perlu memilih partisi berbahan gipsum atau kerap dikenal dengan istilah drywall. Saat ini mulai tren aplikasi sistem dinding gipsum, karena selain cepat, sistem dinding gipsum mampu memberikan banyak kelebihan performa yang tidak di miliki material lainnya.

"Dinding ini memungkinkan pemilik rumah berkreasi lebih untuk mendapatkan banyak manfaat yang tidak dapat diberikan oleh dinding konvensional," kata Yee Won.

Salah satu contoh terbarunya adalah drywall Habito. Ini merupakan sistem dinding kering yang diproduksi Gyproc. Sistem dinding ini lima kali lebih kuat daripada dinding gipsum standar.

"Sudah lulus uji beban untuk menahan sampai 30 kilogram per titik. Artinya, ini memungkinkan pengguna memasang barang-barang seperti rak TV, meja pajangan, lukisan dan lainnya dengan mudah dan langsung di tempat yang diinginkan tanpa perlu alat khusus," tuturnya.

Bagaimana kalau ingin mengubah tampilan kamar mandi? Khusus yang satu ini, ada juga Glasroc H, yakni inovasi untuk ruangan yang memiliki kelembapan tinggi. Selain Memberikan ketahanan yang baik terhadap paparan air dan anti jamur, sistem ini bisa langsung digunakan sebagai tile backing sehingga tidak butuh waterproof treatment.

Nah, selamat merenovasi!

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau