Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Demi Asian Games, 1.500 Bus Transjakarta Disiapkan Angkut Penonton

Kompas.com, 16 Mei 2018, 12:00 WIB
Dani Prabowo,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Warga DKI Jakarta dan sekitarnya yang hendak menyaksikan pertandingan Asian Games 2018 pada 18 Agustus-2 September mendatang, tak perlu membawa kendaraan pribadi untuk menuju venue pertandingan.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan menyiapkan 1.500 bus transjakarta yang dikhususkan untuk mengangkut calon penonton ke lokasi pertandingan.

"Kami siapkan 1.500 bus dedicated untuk Asian Games," kata Anies dalam sebuah diskusi di Jakarta, Selasa (15/5/2018).

Baca juga: Pengamanan Asian Games, 100.000 Petugas hingga Mesin Pendeteksi Wajah

Beberapa lokasi parkir kendaraan akan disiapkan di sekitar wilayah DKI Jakarta. Warga yang ingin menyaksikan, tinggal menitipkan kendaraan pribadi di lokasi yang telah ditentukan, untuk kemudian diboyong dengan menggunakan bus.

"Nanti akan ada titik-titik pemberangkatan, di mana para warga dan calon penonton itu bisa park and ride, parkir lalu menggunakan bus dari sisi barat, timur, dan selatan Jakarta," terang Anies.

Wajah baru Stadion Utama GBK Senayan Jakarta yang akan diresmikan Presiden Joko Widodo pada Minggu, 14 Januari 2018.Dokumentasi Adhi Karya Wajah baru Stadion Utama GBK Senayan Jakarta yang akan diresmikan Presiden Joko Widodo pada Minggu, 14 Januari 2018.
Selain bus, untuk memudahkan mobilisasi atlet, Pemprov DKI bekerja sama dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) juga tengah menyiapkan rekayasa arus lalu lintas.

Rekayasa akan dilakukan di ruas tol maupun jalan umum, seperti menyiapkan jalur khusus bus atlet di tol layaknya contra flow  pada pagi hari di sepanjang Jalur Tol Dalam Kota di Jalan Gatot Subroto.

Baca juga: Strategi Kemenhub Pangkas Waktu Tempuh Wisma Atlet-Venue Pertandingan

Di samping itu juga menyiapkan jalur bus khusus di sepanjang koridor Thamrin-Sudirman untuk kedua lajur. Hal ini karena ebagian besar pertandingan akan dihelat di Gelora Bung Karno (GBK) Senayan.

Diiperkirakan mobilitas bus atlet dari Wisma Atlet Kemayoran menuju GBK akan terjadi setiap lima menit sekali.

Tempat istirahat di sekitar Stadion Utama Gelora Bung KarnoKOMPAS.com/NIBRAS NADA NAILUFAR Tempat istirahat di sekitar Stadion Utama Gelora Bung Karno
"Ini sebabya jalur dedicated, tidak dicampur dengan yang lain," kata dia.

Selain itu, Anies juga berencana memberlakukan sistem kendaraan pelat ganjil genap di sekitar lokasi venue pertandingan.

Sosialisasi akan dilakukan mulai pertengahan Juli dan uji coba dilakukan pada awal Agustus 2018 untuk membiasakan kepada masyarakat, bahwa ada jalur khusus bus transjakarta dan ganjil genap di sana.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.

Baca tentang


Terkini Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau