KOMPAS.com – Di tengan orang-orang kreatif, barang bekas bisa menjadi sebuah barang bernilai tinggi.
Setidaknya, hal itulah yang terlihat dari rumah kontainer yang dirancang arsitek sekaligus seniman Ty Kelly dari dua boks peti kemas bekas.
Dilansir dari Nine, Kelly menggabungkan dua kontainer sepanjang 45 kaki atau sekitar 13,5 meter menjadi sebuah tempat untuk tinggal yang nyaman.
Hasilnya, kontainer petikemas itu membentuk sebuah bangunan dengan panjang mencapai 27 meter di Livingston, Montana.
Rumah kontainer“Properti itu dibuat untuk dipandang. Aku selalu menyukai gagasan bahwa sebuah objek berbentuk lanskap, sehingga aku ingin membuat semua berupa dinding kaca yang menghadap ke pegunungan,” kata Kelly.
Rumah kontainerRumah kontainer tersebut didominasi oleh material kayu dan kaca berukuran besar. Kelly juga menggunakan kayu-kayu bekas untuk membuat rak buku dinding.
Dapur pun dibuat minimalis dengan sebuah mesin cuci piring. Sementara kamar tidur juga memiliki ukuran yang tidak terlalu luas, meski cukup untuk menaruh sebuah meja di dalamnya.
Sama seperti ruang tamu, dinding kaca juga menjadi dinding pada kamar tidur tersebut.
Rumah kontainerBayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.
Artikel ini telah masuk Arsip. Berlangganan untuk membacanya kembali kapan saja.